Rabu, 28 Oktober 2026
06:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kompleks Musallah

Kompleks Musallah

kompleks Islam di Afganistan

Bagikan:
Kompleks Musallah
250px-Herat_Remains_of_Musallah_complex.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisa Kompleks Musallah pada tahun 2005.
Herat di Afganistan
Herat
Herat
Lokasi di Afganistan
Nama alternatifKompleks Musallah, Gauhar Shad Musallah
LokasiHerat, Afganistan
WilayahProvinsi Herat
Koordinat34°21′33″N 62°11′10″E / 34.359284°N 62.18608°E / 34.359284; 62.18608
JenisKompleks keagamaan Islam
Tinggi55 m menara masjid
Sejarah
PendiriRatu Goharshad dari Kekaisaran Timuriyah
Didirikan1417
Ditinggalkan1885
BudayaIslam
Peristiwa1885, dihancurkan Britania
Catatan situs
KondisiHancur
Akses umumYes
Architecture
Gaya arsitekturTimuriyah
Detail arsitekturMasjid Timuriyah, madrasah Shah Rukh, makam, 20 menara masjid

Kompleks Musallah adalah kompleks keagamaan Islam yang terletak di Herat, Afganistan barat. Kompleks Musallah didirikan pada tahun 1417 oleh Ratu Goharshad Begum, dan masjidnya kemudian dibangun pada tahun 1426.[1] Madrasah Sultan Husain kemungkinan dibangun pada tahun 1493. Di situs ini terdapat bangunan-bangunan dengan langgam Timuriyah.

Saat ini Kompleks Musallah sudah hancur akibat ledakan yang dipicu oleh Britania pada tahun 1885 selama insiden Panjdeh dengan tujuan agar pasukan Rusia tidak menjadikannya sebagai pangkalan. Saat ini yang tersisa hanyalah lima menara masjid setinggi 55 meter, makam Mir Ali Sher Navai dan Sultan Husayn Mirza Bayqara, serta reruntuhan masjid dan madrasah.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan