Senin, 02 November 2026
13:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pacu sepatu selajur

Pacu sepatu selajur

Bagikan:
250px-Inline_speed_skating_Berlin_2017_gnangarra-101.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Balapan di Berlin 2017
250px-Rollers_sport_au_B%C3%A9nin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
seorang anak memakai Perlengkapan sepatu roda

Pacu sepatu selajur adalah salah satu kompetisi olahraga meluncur dengan kecepatan tertentu menggunakan sepatu selajur, yaitu sepatu roda dengan konfigurasi roda dalam satu deret atau satu lajur. Sepatu roda pertama kali digunakan pada 1743 oleh John Joseph Merlin di sebuah teater di London.[1]

Kemudian, pada abad ke-17 Belanda membawa olahraga sepatu roda ke Indonesia. Pada tahun 1981 sampai dengan 1985 dibentuk pengurus organisasi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi). Dari momen ini, olahraga sepatu roda mulai ikut serta dalam perlombaan nasional dan internasional. Olahraga sepatu roda termasuk salah satu aktivitas aerobik yang sangat baik untuk segala usia.[2]

Jenis sepatu

  • Inline skate memiliki rangkaian roda ganda yang posisinya sejajar antara satu sama lain. Semua roda tersebut terletak di bagian tengah bingkai di bawah sepatu bot. Inline skate cocok untuk aktivitas ice skating dan inline skating yang cukup agresif. Modelnya sangat ramah untuk pemula, karena memiliki rem di bagian belakang. Namun, fitur tersebut tidak ada dalam model profesional tingkat lanjut.
  • Quad roller atau sepatu roda empat terdapat dua roda di bagian depan dan dua roda di belakang. Ini menawarkan dasar dan trek yang luas, serta keseimbangan berat badan yang cukup merata. Formasi ini dibuat quad roller terasa lebih stabil dan sangat disukai oleh para pemain amatir. Desain quad roller dapat mengurangi tekanan pada daerah pergelangan kaki. Sehingga atlet dapat dengan cepat mengubah arah. Tapi, ini mungkin tidak mudah ketika atlet mencoba menambah kecepatan laju sepatu roda.
  • Mounting type adalah sepatu roda yang digunakan untuk aktivitas olahraga sepatu roda yang lebih intens. Biasanya roller skate tipe mounting memiliki banyak kesamaan dengan sepatu seluncur. Bedanya, jenis ini mempunyai bantalan yang lebih banyak sebagai perlindungan saat benturan. Sepatu roda ini juga memiliki tali Velcro yang berfungsi sebagai alat untuk sebagian besar tali sepatu roda tradisional. Alat ini membantu memastikan kesesuaian dan penguncian lebih sempurna.[3]

Manfaat

Olahraga sepatu roda bisa memberikan beberapa manfaat seperti untuk melatih otot kaki, menjaga keseimbangan dan koordinasi, meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan kesehatan jantung.[4], membakar kalori dan menciptakan tubuh ideal, membangun hubungan sosial dan lebih aman karena risiko cedera sangat kecil.[5]

Kompetisi

Referensi

  1. ↑ Dwiputra, Krisna Octavianus (2021-03-06). "7 Manfaat Bermain Sepatu Roda untuk Kesehatan". klikdokter.com. Diakses tanggal 2022-02-28.
  2. ↑ Yuda, Alfi. "8 Manfaat Olahraga Sepatu Roda bagi Kesehatan". bola.com. Diakses tanggal 2022-02-28.
  3. ↑ Nurfitriyana, Dewi (2021-04-29). "Sedang Tren, Kenali 5 Hal Penting ini Soal Olahraga Sepatu Roda | Good Doctor | Tips Kesehatan, Chat Dokter, Beli Obat Online | Good Doctor | Tips Kesehatan, Chat Dokter, Beli Obat Online". www.gooddoctor.co.id. Diakses tanggal 2022-02-28.
  4. ↑ Asrianti, Shelbi (2022-02-09). "Manfaat Olahraga Sepatu Roda, Latih Otot Kaki Hingga Sehatkan Jantung". Republika Online. Diakses tanggal 2022-02-28.
  5. ↑ Redaksi, (Ditinjau dr. Karina Lestari (2021-04-28). "Olahraga Sepatu Roda dan Panduannya untuk Anda". SehatQ. Diakses tanggal 2022-02-28.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan