Komando Strategi Nasional (Kostranas) merupakan komando utama operasi dari TNI Angkatan Darat, di samping Komando Pertahanan Maritim Nasional dari TNI Angkatan Laut dan Komando Pertahanan Udara Nasional dari TNI Angkatan Udara.[1]
Panglima
| Panglima Komando Strategi Nasional | |
|---|---|
Lambang Angkatan Bersenjata Republik Indonesia | |
| Dibentuk | 19 Desember 1969 |
| Pejabat pertama | Letnan Jenderal TNI S. Tjakradipura |
| Pejabat terakhir | Marsekal Madya TNI Roesman Noerjadin |
Panglima Komando Strategi Nasional atau biasa disebut Pangkostranas adalah perwira tinggi militer yang berperan sebagai eselon pimpinan di dalam struktur Komando Strategi Nasional. Komando Strategi Nasional secara resmi dilikuidasi pada tanggal 16 Juli 1985 dengan Marsekal Madya TNI Roesman Noerjadin sebagai Pangkostranas terakhir.[2]
Meskipun Komando Strategi Nasional sudah ada sejak tahun 1967, jabatan panglima baru diadakan pada akhir tahun 1969. Di antara tahun 1967 dan 1969, jabatan Kepala Staf Komando Strategi Nasional (Kaskostranas) merupakan jabatan tertinggi di dalam struktur Komando Strategi Nasional.[3]
Daftar pejabat
| Angkatan Darat (4) Angkatan Laut (1) Angkatan Udara (2) | |||||||
| Kepala Staf Komando Strategi Nasional (Kaskostranas) | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| No | Foto | Nama | Dari | Sampai | Angkatan | Keterangan | |
| — | Mayor Jenderal R. Alibasyah Satari |
20 Desember 1967[3] | 19 Desember 1969[4] | TNI Angkatan Darat |
|||
| Panglima Komando Strategi Nasional (Pangkostranas) | |||||||
| No | Foto | Nama | Dari | Sampai | Angkatan | Keterangan | |
| 1 | Letnan Jenderal TNI S. Tjakradipura |
19 Desember 1969[4] | 29 Maret 1971[4] | TNI Angkatan Darat |
|||
| 2 | Letnan Jenderal TNI Makmun Murod |
29 Maret 1971[4] | 13 April 1973[5] | TNI Angkatan Darat |
|||
| 3 | Letnan Jenderal TNI Wahono |
13 April 1973[5] | 10 Juli 1974[5] | TNI Angkatan Darat |
|||
| 4 | Laksamana Madya TNI Syamsul Bachri |
10 Juli 1974[5] | 14 Oktober 1978[6] | TNI Angkatan Laut |
|||
| 5 | Letnan Jenderal TNI Himawan Sutanto |
14 Oktober 1978[6] | 18 April 1981[7] | TNI Angkatan Darat |
|||
| 6 | Marsekal Madya TNI Sukardi |
18 April 1981[7] | Januari 1983[8] | TNI Angkatan Udara |
|||
| 7 | Marsekal Madya TNI Roesman Noerjadin |
Januari 1983[8] | 16 Juli 1985[2] | TNI Angkatan Udara |
|||
Referensi
- ↑ Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta. hlm. 33. ISBN 9789794281000.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - 1 2 50 tahun ABRI. Markas Besar Angkatan Bersenjata, Republik Indonesia, Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI. 1995. hlm. 507.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - 1 2 "Komando Gabungan". Pantjaran Ampera. No. 1. 1968. hlm. 17. Diakses tanggal 24 Maret 2021.
- 1 2 3 4 The Editors (1973). "Current Data on the Indonesian Military Elite" (PDF). Indonesia (15): 187–197. ISSN 0019-7289.
{{cite journal}}:|last=memiliki nama generik - 1 2 3 4 The Editors (1974). "Current Data on the Indonesian Military Elite" (PDF). Indonesia (18): 158. ISSN 0019-7289.
{{cite journal}}:|last=memiliki nama generik - 1 2 The Editors (1980). "Current Data on the Indonesian Military Elite" (PDF). Indonesia (29): 169–170. ISSN 0019-7289.
{{cite journal}}:|last=memiliki nama generik - 1 2 "Current Data on the Indonesian Military Elite" (PDF). Indonesia (33): 142. 1982. ISSN 0019-7289.
- 1 2 The Editors (1984). "Current Data on the Indonesian Military Elite (Continued)" (PDF). Indonesia (37): 164. ISSN 0019-7289.
{{cite journal}}:|last=memiliki nama generik