Senin, 02 November 2026
13:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Komando Distrik Militer 0829

Komando Distrik Militer 0829

Bagikan:

Komando Distrik Militer 0829/Bangkalan merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 084/Bhaskara Jaya. Kodim 0829/Bangkalan memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangkalan yang berada di Pulau Madura. Kodim 0829/Bangkalan berada Jalan Letnan Abdullah, Kelurahan Keraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

  • Letkol Inf Heru D.S., S.IP., M.M. ( Dandim 0829/Bangkalan )
    Letkol Inf Heru D.S., S.IP., M.M. ( Dandim 0829/Bangkalan )
Komando Distrik Militer 0829/Bangkalan
Negara Indonesia
AliansiKorem 084/BJ
Cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Tipe unitKodim
PeranSatuan Teritorial
Bagian dariKodam V/Brawijaya
MakodimBangkalan, Bangkalan
JulukanKodim Bangkalan
PelindungTentara Nasional Indonesia
Baret H I J A U 

Sejarah Kodim 0829/Bangkalan :

PEMBENTUKAN KODIM[1]

PADA 11-04-1956

PEMBENTUKAN STRUKTUR KOMANDO MILITER DI MADURA (1956-1960)

  1. Konsolidasi divisi i dan pembentukan kmd

Divisi  i  dalam melaksanakan  konsolidasi  wilayah membentuk beberapa struktur komando militer untuk memperkuat pertahanan di tingkat daerah. Pembentukan ini meliputi kmd ( komando militer daerah ) di setiap kabupaten dan kodim (komando distrik militer) di tingkat kecamatan. Pembentukan kdm ini memiliki tujuan  strategis  yang  penting,  yaitu  untuk  mengembalikan  kewibawaan  pemerintahan  sipil  di  daerah. Selain  itu,  langkah  ini  juga  menjadi  pondasi  awal  dalam pembentukan kecamatan-kecamatan di wilayah karesidenan madura.

2. Perubahan kmd menjadi pdm (1956)

Pada pertengahan tahun 1956, terjadi perubahan organisasi yang signifikan dalam struktur militer indonesia. Kmd ( komando militer daerah ) diubah namanya menjadi pdm ( perwira  distrik  militer ) sebagai bagian dari reformasi dan modernisasi sistem pertahanan nasional. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan doktrin militer yang lebih efektif dan efisien dalam mengamankan wilayah-wilayah strategis di seluruh indonesia. Transformasi dari kdm ke pdm bukan hanya sekedar perubahan nama, tetapi juga mencerminkan penyesuaian fungsi dan tanggung jawab yang lebih fokus pada aspek distrik atau  wilayah  yang lebih spesifik.  Hal ini  betujuan  untuk  menciptakan koordinasi yang lebih baik antara pemerintahan sipil dan militer di tingkat daerah.

3. Pembentukan pdm 1711 bangkalan

Pada tanggal 11 april 1956, di wilayah  karesidenan  madura resmi di bentuk pdm  1711  berkedudukan di bangkalan. Pemilihan bangkalan sebagai pusat kedudukan pdm 1711 tidak terlepas dari posisi strategis bangkalan  sebagai  pintu  gerbang  pulau madura yang berbatasan langsung dengan jawa timur melalui selat madura.

        unit  ini  dipimpin  oleh komandan pdm letnan  hafiludin, seorang perwira yang berpengalaman dalam menangani situasi keamanan di wilayah pesisir dan kepulauan. Pdm 1711 bangkalan berada dibawah komando pengendalian korem 082 / citra panca yudha jaya, yang merupakan bagian dari struktur komando yang lebih besar dalam menjaga stabilitas keamanan di jawa timur dan pulau-pulau sekitarnya.

4. Tranformasi menjadi kodim (1960)

        berdasarkan penetapan menteri/pangab nomor tap-10-70 tanggal 17 februari 1960, terjadi reorganisasi nisasi besar-besaran dalam struktur militer. Dalam kerangka komando daerah militer (kodam) viii / brawijaya yang dilengkapi dengan koramil-koramil, babinsa-babinsa dan pdm-pdm  di karesidenan madura diubah menjadi kodim-kodim.

5. Pembagian kodim di madura

struktur kodim yang terbentuk di karesidenan madura meliputi empat wilayah kabupaten :

      * kodim 0826 berkedudukan di pamekasan

      * kodim 0827 berkedudukan di sumenep

      * kodim 0828 berkedudukan di sampang

      * kodim 0829 berkedudukan di bangkalan

Komandan

1. Lts                 Hafiludin           Th. 1956 s/d 1960

2. Lts                 Muhtar              Th. 1960 s/d 1964

3. Lts                 Karim               Th. 1964 s/d 1966

4. Lettu Inf.       Agustaji             Th. 1966 s/d 1967

5. Lettu Inf.       Sandang           Th. 1967 s/d 1968

6. Mayor Inf.     Bisman             Th. 1968 s/d 1972

7. Lettu Inf.       Kemat Hari Santoso       Th. 1972 s/d 1974

8. Letkol Inf.      Soetarno                       Th. 1974 s/d 1977

9. Letkol Art.      Abas                             Th. 1977 s/d 1981

10. Letkol Inf.   Moh. Can                      Th. 1981 s/d 1983

11. Letkol Cpl.   Mulyono Khan               Th. 1983 s/d 1988

12. Letkol Inf.   Sanyoto Sudjono           Th. 1988 s/d 1988

13. Letkol Inf.   Gardjito                         Th. 1988 s/d 1992

14. Letkol Inf.   Hari Basuki                   Th. 1992 s/d 1997

15. Letkol Inf.   Djumadi   ⭐    Th. 1997 s/d 1999

16. Letkol Inf.   Soepagiantoro               Th. 1999 s/d 2001

17. Letkol Inf.   Supriyadi S.M              Th. 2001 s/d 2004

18. Letkol Art.   Tria Wibawa   ⭐          Th. 2004 s/d 2005

19. Letkol Inf.   S. Adi Birowo K, SE      Th. 2005 s/d 2008

20. Letkol Inf.   Drs. Agus Rahardjo       Th. 2008 s/d 2010

21. Letkol Inf     Agus Saepul ⭐⭐ Th. 2010 s/d 2011

22. Letkol Inf     Agung Dwi Kuncoro       Th. 2011 s/d 2014

23. Letkol Inf     Lucky Avianto ⭐⭐⭐ Th. 2014 s/d 2015

24. Letkol Inf     Sunardi Istanto              Th. 2015 s/d 2017

25. Letkol Arm   Dodot Sugeng Hariadi,SE          Th. 2017 s/d 2019

26. Letkol Kav   Ari Setyawan W., S.sos             Th. 2019 s/d 2021

27. Letkol Inf     Syarifuddin Liwang,S.I.P            Th.2021 s/d 2022

28. Letkol Kav   Taufik Dwinova, SE                    Th.2022 s/d 2023

29. Letkol Inf     Nanang Fahrur Rozi, S.Pd         Th.2023 s/d 2026

30. Letkol Inf     Heru D. S., S.IP., M.M.               Th. 2026 s/d sekarang

  1. ↑ TNI-AD
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tentara Nasional Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan