Selasa, 22 September 2026
11:26 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Kolese PIKA

sekolah menengah kejuruan di Kota Semarang, Jawa Tengah

SMK PIKA Semarang
Kolese PIKA
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kolese_PIKA&revid=28471072&groups=_79c3a2dc7f9b133d7f7bef479ae3e731e3ccf227&parser=parsoid
Informasi
Didirikan3 Januari 1972
AkreditasiA
Kepala SekolahFX. Marsono, S.J., M.Pd.
Jumlah kelas8 Kelas
Jurusan atau peminatanDesain Interior dan Teknik Furnitur
Rentang kelas4 tahun
KurikulumKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Jumlah siswa210 siswa
Alamat
LokasiJalan Imam Bonjol No 96, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Tel./Faks.(024) 3546460
Situs webhttps://smkpika.sch.id/
Lain-lain
LulusanKAPIKA
Moto
MotoUntuk keagungan ALLAH yang lebih besar

PIKA atau Pendidikan Industri Kayu Atas adalah lembaga pendidikan kayu terdiri dari pendidikan setingkat sekolah menengah kejuruan (Sekolah Menengah Teknik Industri Kayu) dan sekolah tinggi. Berlokasi di Jalan Imam Bonjol No 96, Semarang.

PIKA menyelenggarakan training di bidang perkayuan dan furniture di sepanjang tahun. Konsultasi mengenai ISO dan uji kompetensi SMK juga diberikan oleh institusi PIKA. Produk hasil industri perkayuan seperti mebel rumah tangga atau perkantoran, juga diproduksi oleh PIKA sesuai dengan permintaan atau kebutuhan pribadi, organisasi atau industri.

Sejarah

Pada 25 Maret 1953, Br. Joseph Haeken, SJ dengan dibantu karyawan 23 orang merintis Kebun Kaju. Kebun Kaju adalah bengkel penggergajian kayu, yang menangani perbaikan dan pengadaan perabot kayu untuk gereja, biara, dan sekolah-sekolah Misi.

Pada 30 Mei 1963 Br. Paul Wiederkehr, SJ dari Swis, seorang ahli di bidang industri kayu datang ke Kebun Kaju. Tugas khususnya adalah untuk mempersiapkan pendirian sekolah teknik perkayuan. Berdasarkan SK Yayasan Kanisius pada 10 November 1968 dicobalah sekolah percobaan bernama STKK (Sekolah Teknik Kebun Kaju) dengan lama pendidikan 2 tahun.

Lalu pada 30 Juli 1971, dengan izin P.Provinsial nama STKK berubah PIKA (Pendidikan Industri Kayu Atas). PIKA dibagi dua menjadi Unit Sekolah (bengkel Latihan Satu) and Unit Produksi (bengkel Latihan Dua). Dengan Berjalannya waktu maka PIKA menjadi SMTIK (Sekolah Menengah Teknologi Industri Kayu) dengan lama belajar 4 tahun.

Pada 1973 Tingkat II dibuka dengan lama belajar 2 tahun. Pada 1985 ditetapkan bahwa tingkat II hanya akan dibuka tiap 2 tahun karena seleksi yang ketat mendapatkan sedikit yang dapat terus melaju ke Tingkat II.

Sasaran Tingkat I adalah mendapatkan tenaga trampil untuk operator mesin sedangkan Tingkat II untuk mendapatkan manajer produksi.

Pada 1991 dibukalah program seminar perkayuan di PIKA untuk karyawan, perajin dan guru SMK Indonesia.Program ini dinamakan "Pusat Pelatihan dan Pengembangan Industri Kayu" (PPPIK).

Pada 1992 berdirilah "Lembaga Pendidikan Desain Interior" (LPDI) dengan lama pendidikan 2 tahun dengan jumlah mahasiswa 20 orang tiap angkatan. Mahasisiwanya disaring dari lulusan SMU SMK yang berbakat dibidang menggambar. Tujuannya adalah menjembatani antara Arsitek dan Tukang dalam memahami pembacaan gambar dan konstruksi kayu yang baik.

Pada 2000 Tingkat II bernama "Lembaga Pendidikan Manajemen Industri Kayu" (LPMIK) PIKA yang dijaring dari Lulusan Tingkat I dan alumni PIKA Tingkat I dengan test khusus. Yang diterima antara 12-16 mahasiswa per-angkatan . Lama Belajar tetap 2 tahun.

Pada 5 Juni 2000 Br. Paul Wiederkehr SJ menyerahkan kepemimpinan PIKA kepada Y. Joko Tarkito SJ alumnus PIKA angkatan 8 sebagai direktur PIKA dan A. Warno Tribowo SJ sebagai wakil direktur.

Pranala luar

Yesuit
CDD


Ikon rintisan

Artikel bertopik sekolah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan