Senin, 02 November 2026
07:00 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kodeks Leicester

Kodeks Leicester

Bagikan:
Kodeks Leicester
Kodeks Hammer
330px-Vinci_-_Hammer_2A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangLeonardo da Vinci
NegaraFirenze, Italia
BahasaItalia
GenreTulisan tangan
Diterbitkan1510 (1504-1508)
Halaman72 (36 lembar kertas)

Kodeks Leicester (juga dikenal sebagai Kodeks Hammer) adalah koleksi karya ilmiah karya Leonardo da Vinci. Kodeks ini mengambil nama dari Thomas Coke, Earl of Leicester, yang membelinya pada tahun 1719. Kodeks ini merupakan yang paling terkenal di antara 30 karya ilmiah Leonardo Da Vinci. Karena itu, nilainya menjadi sangat tinggi. Pada 11 November 1994, Bill Gates membelinya seharga US$30.802.500 dari balai lelang Christie's di New York.

Pemilik

  • Giovanni della Porta (1500-1570), murid Michelangelo
  • Giuseppe Ghezzi (1634-1721)
  • Thomas Coke, 1st Earl of Leicester (fifth creation) 1717
  • Armand Hammer
  • Bill Gates (1994 - saat ini)

Lihat pula

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Lukisan
Karya pada dinding
Patung
Karya di kertas
Manuskrip
Proyek lainnya
Leonardeschi
Museum
Terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan