Rabu, 07 Oktober 2026
00:17 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Kingsley Martin

Bagikan:

Basil Kingsley Martin (lahir 28 Juli 1897, London, Britania – meninggal 16 Februari 1969, Kairo, Mesir),[1] biasanya dikenal sebagai Kingsley Martin, adalah jurnalis Britania yang mengedit majalah politik condong ke kiri New Statesman dari 1930 hingga 1960.

Ia menjadi editor New Statesman pada tahun 1930, dan mulai efektif pada awal 1931.[1] Dengan adanya Martin sebagai editor, New Statesman (berganti nama menjadi "New Statesman and Nation" setelah menyerap "The Nation" pada tahun 1931) membawa pengaruh yang signifikan pada politik Perburuhan. Martin awalnya seorang pasifis, ia menulis Anschluss setelah tahun 1938: "Hari ini jika Mr. Chamberlain memberi tahu kami bahwa kebijakannya benar-benar bukan hanya isolasi tetapi juga Little Englander (frasa yang diterapkan oleh sayap Partai Liberal yang menentang ekspansi Kerajaan Inggris ke luar negeri pada abad ke-19), Kerajaan harus menyerah karena tidak dapat dipertahankan dan militer harus ditinggalkan karena perang akan benar-benar mengakhiri peradaban, kita akan dengan sepenuh hati mendukungnya".[2]

Martin menikah dengan Olga Walters, mereka bercerai pada tahun 1940.[3] Martin kemudian terlibat asmara dengan aktivis Dorothy Woodman. Mereka tetap bersama selama sisa hidupnya, meskipun mereka tidak pernah menikah.[3] Martin bekerja sama dengan Woodman dalam kelompok-kelompok yang memberi tekanan seperti Anti-Militerisme, Persatuan Kontrol Demokratis dan Kampanye untuk Perlucutan Senjata Nuklir.[3]

Dalam tahun-tahun terakhirnya ia menerbitkan dua karya autobiografi: Father Figures (1966) dan Editor (1968). Dalam Father Figures, Margaret Cole menggambarkan Martin sebagai "editor yang sangat baik".[4]

Referensi

  1. 1 2 Dennis Griffiths (ed.) The Encyclopedia of the British Press 1422–1992, London and Basingstoke: Macmillan, 1992, p.404
  2. ↑ Neville Thompson, The Anti-Appeasers (Oxford: Oxford University Press, 1971), pp. 156-157.
  3. 1 2 3 William Fitter "Portrait of an Editor" (Review of Kingsley by C.H. Rolph), The Sydney Morning Herald, 3 June 1973. p.46
  4. ↑ Cole, Margaret. "Kindly Dissenter", Tribune, 28 January 1966.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan