| Jenis | Anak perusahaan |
|---|---|
| Industri | Ritel • pelayanan kesehatan |
Wilayah yang dilayani | Indonesia |
Tokoh kunci | Junus Koswara[1] (Plt. Direktur Utama) Mira Dyah Wahyuni[2] (Komisaris Utama) |
| Produk | |
PT Kimia Farma Apotek adalah anak usaha dari Kimia Farma yang berbisnis di bidang ritel farmasi, klinik kesehatan dan laboratorium medis.[3]
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya sebagai Unit Bisnis Perapotekan dari Kimia Farma. Pada tahun 2003, unit bisnis tersebut dijadikan modal untuk mendirikan perusahaan ini dengan nama "PT Kimia Farma Apotek". Pada tahun 2008, perusahaan ini mendirikan PT Kimia Farma Diagnostika untuk berbisnis di bidang laboratorium klinik.[3]
Pada tahun 2010, Kimia Farma resmi mengalihkan Unit Bisnis Laboratorium Klinik miliknya ke Kimia Farma Diagnostika.[4] Pada bulan Desember 2017, perusahaan ini membuka gerai apotek ke-1000 di Bandung.[5] Pada bulan Desember 2022, perusahaan ini mendapat investasi sebesar Rp 1,86 triliun dari Indonesia Investment Authority dan Silk Road Fund.[6]
Referensi
- ↑ "Dewan Direksi". PT Kimia Farma Apotek. Diakses tanggal 15 Agustus 2024.
- ↑ "Dewan Komisaris". PT Kimia Farma Apotek. Diakses tanggal 15 Agustus 2024.
- 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Kimia Farma Apotek. Diakses tanggal 15 Agustus 2024.
- ↑ Wibowo, Arinto Tri (13 November 2009). "Kimia Farma Dirikan Perusahaan Diagnostika". Viva. Diakses tanggal 1 Oktober 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Yessy, Yessy (28 Desember 2017). "Kimia Farma Resmikan Klinik Hemodialisa dan Apotek ke-1000". JPNN. Diakses tanggal 10 Oktober 2024.
- ↑ Prakoso, Jaffry Prabu (30 Desember 2022). "Apotek Kimia Farma Punya Investor Baru dari SWF China dan INA". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 17 Juli 2024.