Senin, 12 Oktober 2026
22:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Kim Wol-ha

Bagikan:
Kim Wol-ha
김월하 (金月荷)
Nama lahirKim Deok-sun
Lahir
Kim Deok-sun

8 Agustus, 1918
Goyang, Gyeonggi, Korea
Meninggal1 Januari 1996(1996-01-01) (umur 77)
GenreJeongga (Gagok, sijo)
PekerjaanPenyanyi, pemain geomungo
Instrumenvokal, geomungo

Kim Wol-ha (1918-1996) adalah seorang maestro Jeongga, genre musik klasik Joseon yang dilestarikan di Korea Selatan.[1]

Karier

Kim Wol-ha lahir dengan nama Kim Deok-sun pada tahun 1918 di kawasan Gyeonggi di utara Seoul. Ketika Perang Korea meletus (1950), ia mengungsi ke Busan, tetapi harus terpisah dengan suaminya yang hilang dan tidak diketahui kabarnya.[2]

Ia pertama kali mengenal seni vokal klasik Joseon saat berada di pengungsiannya di Busan. Ia mendengar orang-orang tua yang melewatkan waktu dengan menyanyikan puisi Sijo, salah satu jenis Jeongga.[2] Kim belajar cara menyanyikannya setelah mengikuti perkumpulan para penyanyi Sijo.[2] Ia mampu mempelajarinya secara alami meski cukup telat untuk usianya yang hampir di akhir 30-an.[2] Selain itu, ia juga bukan dari kalangan gisaeng, kelompok penghibur yang biasanya dikaitkan dengan kesenian tersebut. Setelah itu, ia mulai belajar dari guru-guru musik klasik Korea saat itu seperti Kim Taeyŏng (1891-?), Yi Pyŏngsŏng[2] serta Yi Chuhwan.[1] Ia juga belajar menyanyikan sijo dari juniornya Hong Wŏn-gi.

Atas ketekunannya mengembangkan seni Jeongga, Kim ditunjuk sebagai penerus seni Gagok sebagai Warisan Budaya Takbenda Korea Selatan Nomor 30 pada tahun 1973. Ia dikenal sebagai penyanyi Jeongga wanita pertama yang berasal dari rakyat biasa.[1]

Kim mendirikan Yayasan Kebudayaan Wolha yang memberikan beasiswa kepada masyarakat untuk mempelajari musik tradisional Korea.[2]

Diskografi

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 Korean Sijo Music and Poetry: Transmission and Aesthetics, Sebastian Lamp, Department of Music SOAS, University of London.
  2. 1 2 3 4 5 6 Master Singer Kim Wolha, KBS World Radio. Akses: 19 Agustus 2022.
  3. ↑ Kim Wŏl-Ha, Discogs. Akses: 19 Agustus 2022.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan