Selasa, 27 Oktober 2026
17:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kyiv Pechersk Lavra

Kyiv Pechersk Lavra

gereja di Ukraina

Bagikan:
330px-%D0%9B%D0%B0%D0%B2%D1%80%D0%B0.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Kiev Pechersk Lavra.

Kyiv Pechersk Lavra atau Kiev Pechersk Lavra[1][2](bahasa Ukraina: [Києво-Печерська лавра, Kyievo-Pechers'ka lavra] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan), bahasa Rusia: [Киeво-Печерская лавра, Kievo-Pecherskaya lavra] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)), juga dikenal dengan nama Biara Gua Kiev, adalah biara Kristen Ortodoks yang terletak di kota Kiev, Ukraina.

Semenjak biara ini didirikan sebagai biara gua pada tahun 1051[3] Lavra menjadi pusat Gereja Ortodoks Timur di Eropa Timur. Bersama dengan Katedral Santa Sofia, biara ini merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.[4] Kompleks biara ini juga dianggap sebagai suaka sejarah-budaya nasional yang terpisah; status tersebut diberikan pada 13 Maret 1996.[5] Lavra merupakan tujuan wisata, tetapi biaranya masih aktif. Kompleks ini digolongkan ke dalam Tujuh Keajaiban Ukraina pada 21 Agustus 2007 berdasarkan pilihan para ahli dan komunitas internet.

Saat ini, jurisdiksi atas kompleks ini terbagi oleh museum nasional, Suaka Sejarah-Budaya Kiev-Pechersk Nasional,[6] dan Gereja Ortodoks Ukraina.

Catatan kaki

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kyiv Pechersk Lavra.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan