Kamis, 29 Oktober 2026
00:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Ketika Dia Pergi

film Indonesia 1991

Bagikan:
Ketika Dia Pergi
SutradaraBuce Malawau
ProduserHandi Mulyono
Ditulis olehBuce Malawau
PemeranAsrul Zulmi
Nungki Kusumastuti
Rd Mochtar
Arie Sandjaja
Ras Barkah
Dhalia
Afrizal Anoda
Penata musikIdris Sardi
SinematograferWilliam Samara
EditorJanis Badar
Tanggal rilis
27 Juni 1991
Durasi89 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Ketika Dia Pergi adalah film Indonesia tahun 1991 dengan disutradarai oleh Buce Malawau yang dibintangi oleh Asrul Zulmi dan Nungki Kusumastuti.

Film ini meraih nominasi dalam Festival Film Indonesia 1991 untuk Pemeran Pembantu Pria (Afrizal Anoda).[1]

Sinopsis

Pasangan dokter Robert (Asrul Zulmi) dan Siska (Nungky Kusumastuti) ditugaskan ke sebuah desa di daerah Bromo. Kehadiran mereka menimbulkan konflik. Orang desa yang terbiasa dengan tangan dukun, tak bisa menerima dokter begitu saja. Konflik makin tajam, ketika seorang pasien yang biasa dirawat dukun, meninggal, dan Robert tak bisa berbuat apa-apa. Sementara itu, Siska juga menderita sakit yang tak jelas, hingga meninggal. Penyakit aneh pun muncul di berbagai desa sekitar. Sebuah kisah "kuno", konflik antara dokter-dukun, modern-konservatif. Penyelesaian dalam film ini: dokter-dukun berdamai. Ketika sang dukun sekarat, Robert membantunya.[1]

Referensi

  1. 1 2 Laman Ketika Dia Pergi[pranala nonaktif permanen], diakses pada 17 Februari 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan