Jumat, 25 September 2026
20:26 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Khotbah di Bukit

Khotbah di Bukit

Kumpulan ucapan dan pengajaran Yesus

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (November 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Sermon on the Mount}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
330px-Bloch-SermonOnTheMount.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Khotbah di Bukit karya Carl Bloch (1877).
Bagian dari seri tentang
Kekristenan
Simbol utama Kekristenan
Christian cross Portal Kristen

Khotbah di Bukit adalah koleksi perkataan khotbah yang diucapkan oleh Yesus dan tercatat di dalam Injil Matius (pasal 5, 6, dan 7).[1] Khotbah di Bukit merupakan salah satu dari Lima Amanat Matius dan merupakan bagian yang paling sering dikutip dalam Injil.[2]

Latar belakang

Lihat pula: Pelayanan Yesus

Bagian Khotbah di Bukit dalam Injil Matius diletakkan pada bagian awal pelayanan Yesus, yaitu setelah baptisan yang ia terima dari Yohanes Pembaptis, pencobaan di padang gurun, memanggil empat muridnya yang pertama, dan pelayanannya yang pertama di Galilea. Bagian ini juga merupakan bagian pertama dari Lima Amanat Matius, yang di dalamnya termasuk amanat pemuridan (pasal 10), amanat perumpamaan (pasal 13), amanat gereja (pasal 18), dan amanat akhir zaman (pasal 24 - 25).[3] Seperti bagian amanat lainnya, Khotbah di Bukit juga memiliki kalimat penutup berupa kesan pendengar setelah mendengar perkataan dari Yesus (7: 28 - 29).

Menurut tradisi Kristen, Yesus menyampaikan Khotbah di Bukit di atas Bukit Sabda Bahagia.[4]

Isi khotbah

  • Ucapan bahagia (Matius 5:1-12)
  • Matius 5:2-12 (TB) Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
  • Perumpamaan garam dunia dan terang dunia dan perumpamaan pelita dan ukuran (Matius 5:13-16)
Orang Kristen harus bisa seperti garam yang manfaat nya dirasakan oleh seluruh dunia dan terang yang memancarkan hidup Kekristenan sehingga menjadi contoh untuk kehidupan
Yesus datang untuk menggenapi hukum Taurat; "Siapa yang marah kepada saudaranya harus dihukum; berdamailah dengan lawanmu; siapa yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzina; siapa yang menceraikan isterinya kecuali karena zina menjadikan isterinya berzina; jangan bersumpah demi apapun; jangan melawan orang yang berbuat jahat kepadamu; kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu"; dan ajaran-ajaran lainnya
"Jangan memberi sedekah seperti orang munafik (supaya dipuji), "Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu." (6:3)
Jangan berdoa seperti orang munafik (supaya dilihat orang) ataupun bertele-tele (banyak kata-katanya supaya dikabulkan), "Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." (6:6)
"Jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Namun, jikalau kamu tidak mengampuni kesalahan orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
Jangan berpuasa seperti orang munafik (dengan muka muram, supaya orang melihat mereka sedang berpuasa), "Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." (6:17-18)
Jangan mengumpulkan harta di bumi, "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga. … Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." (6:20-21)
Orang tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon (dewa kekayaan – yang dilambangkan dengan cinta akan uang)
"Jangan kuatir akan hidupmu, makanan atau minuman atau pakaian, karena hidup itu lebih penting daripada semuanya," "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (6:33)
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi."
  • Hal yang kudus dan berharga (Matius 7:6)
"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."
""Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." (7:7)
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (7:12)[5]
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu; dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."
"Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaranNya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahil-ahli Taurat mereka."

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Baasland, Ernst (2015). Parables and Rhetoric in the Sermon on the Mount. Wissenschaftliche Untersuchungen zum Neuen Testament. Tübingen: Mohr Siebeck. ISBN 978-3-16-154102-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Vaught, Carl G. (2001). The Sermon on the mount: a theological investigation (Edisi Rev. ed). Waco, Tex: Baylor University Press. ISBN 978-0-918954-76-3.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  3. ↑ Keener, Craig S. (2009). The Gospel of Matthew: A Socio-Rhetorical Commentary. Chicago: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 37–38. ISBN 978-0-8028-6498-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Murphy-O'Connor, J. (1998). The Holy Land: an Oxford archaeological guide: from earliest times to 1700. Oxford archaeological guides (Edisi 4th ed., rev. and expanded). Oxford : New York: Oxford University Press. hlm. 279. ISBN 978-0-19-288013-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Lihat pula Etika timbal balik

Galeri

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Khotbah di Bukit.
Injil Matius • κατὰ Ματθαῖον εὐαγγέλιον (kata Matthaion euaggelion)
Alkitab
Pasal
Matius 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10 • 11 • 12 • 13 • 14 • 15 • 16 • 17 • 18 • 19 • 20 • 21 • 22 • 23 • 24 • 25 • 26 • 27 • 28
Ayat
Istilah/peristiwa
Tokoh
Tempat
Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan