Sabtu, 24 Oktober 2026
17:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kerucut depan

Kerucut depan

Bagian depan rudal atau wahana antariksa

Bagikan:
250px-Titan3_centaur_nose_cone.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerucut depan

Kerucut depan (Inggris: Nose cone) adalah bagian depan peluru, rudal, pesawat antariksa atau wahana antariksa.[1][2] Bagian ini dirancang untuk menahan suhu yang tinngi.[2] Kerucut depan harus mampu bertahan dalam kondisi operasional sewaktu peluncuran dan penerbangan, termasuk juga kondisi saat memasuki kembali atmosfer bumi.[1] Kerucut itu akan terhambat oleh tarikan apabila memasuki bagian atmosfer yang lebih padat dan energi kinetiknya terutama akan diubah menjadi energi panas.[1] Pemanasan kerucut ini mirip dengan peristiwa yang yang dialami meteor dalam atmosfer.[1] Sumber dari energi panas ialah friksi (gesekan) antara wahana dengan udara.[1] Friksi itu terjadi dalam lapisan perbatasan, langsung di sebelah permukaan atau kulit kerucut.[1] Semakin tinggi kecepatannya, semakin besar pula friksi dan semakin banyak energi panasnya.[1] Banyaknya panas menentukan banyaknya bahan yang diperlukan kerucut depan untuk menyerap panas pada suhu tertentu.[1] Kecepatan peralihan panas pada kerucut depan menentukan jenis bahan yang diperlukan untuk menyerap energi panas.[1] Jika kecepatan peralihan itu besar, suhu pada lapisan bahan sebelah luar lebih cepat menanjak daripada lapisan sebelah dalam sehingga dapat menimbulkan ketegangan serta deformasi bahkan bisa robek.[1] Kecepatan peralihan panas dapat dikurangi dengan membuat kerucut bersudut tumpul.[1] Akan tetapi, kerucut bersudut tumpul lebih mudah dipengaruhi oleh angin sehingga kurang tepat mencapai sasaran.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hasan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 "nose cone". Diakses tanggal 5 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan