Rabu, 28 Oktober 2026
00:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kerja bergilir

Kerja bergilir

Bagikan:
250px-Construction_workers_in_Iran_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kerja bergilir (dikenal dengan nama lain shift work) merupakan pekerjaan yang dilakukan dalam sistem bagian yang memiliki jam kerja berbeda dengan reguler, di mana seseorang dimungkinkan bekerja melebihi atau kurang dari empat puluh jam dalam sebulan. Sistem bagian-bagian ini terdiri dari shift atau giliran pagi, siang, maupun malam. Umumnya pekerja giliran memulai jam kerja antara jam tujuh atau delapan pagi sampai pukul enam sore (dikondisikan pada kebijakan perusahaan). Hal ini karena pekerja shift tidak memiliki standard hours seperti pegawai tetap atau reguler.[1] Pekerja shift ini terdiri dari pekerja part-time, pekerja kontrak, maupun pekerja yang bekerja untuk dirinya sendiri. Bekerja secara bergilir tidak hanya berada atau dilakukan hanya dalam satu negara.

Risiko

Kerja bergilir pada umumnya meningkatkan risiko pada kesehatan pekerja. Risiko yang ditimbulkan berupa obesitas, liver, jantung, peningkatan insulin, dan masalah pada sistem pencernaan. Hal ini timbul karena adanya ketidakaturan dalam mengonsumsi makanan, lebih atau kurangnya jam tidur sehingga menyebabkan metabolisme yang dimiliki pekerja menurun dan menimbulkan penyakit-penyakit tersebut. Akibat hal ini, kinerja pekerja menjadi menurun.

Risiko ini lebih buruk daripada yang risiko yang dialami oleh pekerja yang memiliki jam kerja tetap. Dimana mereka lebih mudah mengatur jam makan maupun tidur dan kebiasaan mereka yang lain, yang dapat meningkatkan produktivitas mereka. Jika ketidakaturan ini berlanjut, maka kondisi pekerja tersebut akan masuk kedalam fase yang lebih buruk yaitu menimbulkan kematian.

Dalam obesitas, asupan yang dimakan oleh pekerja bersifat bebas dan dalam mengunyah juga cepat karena harus memulai jam bekerja. Hal ini menyebabkan saluran pencernaan menjadi berat untuk memproses makanan tersebut. Dalam kekurangan tidur, hal ini dapat menimbulkan kerja jantung menjadi cepat sehingga cukup berbahaya dalam kondisi kesehatan pekerja.

Referensi

  1. ↑ "Shift Work, Definition(s) of | Work and Family Researchers Network". workfamily.sas.upenn.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-04-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan