Selasa, 03 November 2026
04:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Keramologi

Keramologi

Bagikan:
330px-Andronovo_pottery.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Keramologi, juga dikenal sebagai Ilmu Keramik merupakan salah satu ilmu bantu dari sejarah. Ilmu ini mempelajari tentang benda benda bersejarah yang terbuat dari keramik, khususnya tahun pembuatan, bahan, cara pembuatan, dan keasliannya.[1]

Etimologi

Salah satu sumber pertama di mana kata disebutkan (meskipun terkait dengan dekorasi) adalah kutipan dari pakar keramik W. Hamilton, yang menggunakan kata "keramograf" antara tahun 1791 dan 1795. Setengah abad kemudian, istilah yang dipakai adalah "keramografi", yang dikemukakan oleh Charles Lenormant dan Jehan de Witte.[2]

Pada abad ke-20, istilah "keramografi" digantikan dengan "keramofil". Namun, sejak tahun 1988 (setelah berdirinya Asosiasi Keramologi), istilah yang digunakan secara internasional adalah "keramologi".[3]

Referensi

  1. ↑ Caro Bellido, Antonio (2008). Diccionario de términos cerámicos y de alfarería. Cádiz: Agrija Ediciones. hlm. 71. ISBN 84-96191-07-9.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |deadurl=, |subscription=, |chapterurl=, and |coauthors=
  2. ↑ Madrazo, Pedro de (1872). "Vasos italogriegos del Museo Arqueológico Nacional". Museo Español de Antigüedades: 293-324.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |subscription=, |coauthors=, and |chapterurl=
  3. ↑ Sempere Ferràndiz, Emili (2006). Historia y Arte en la cerámica de España y Portugal. De los orígenes a la Edad Media. Les Puntxes. hlm. 412. ISBN 978-84-611-3612-4.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |deadurl=, |subscription=, |chapterurl=, and |coauthors=


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan