Selasa, 27 Oktober 2026
02:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Cao Wei

Cao Wei

Bagikan:
Cao Wei atau Wei Utara
曹魏
220–265
Wilayah Cao Wei (warna kuning) pada tahun 262
Wilayah Cao Wei (warna kuning) pada tahun 262
StatusKekaisaran
Ibu kotaLuoyang
Bahasa umumHan Kuno
Agama Taoisme, Konfusianisme, Buddhisme Tiongkok, Kepercayaan tradisional Tionghoa
PemerintahanMonarki
Kaisar 
• 220 - 226
Cao Pi
• 226 - 239
Cao Rui
• 239 - 254
Cao Fang
• 254 - 260
Cao Mao
• 260 - 265
Cao Huan
Era SejarahTiga Negara
• Cao Pi merebut tahta dari Dinasti Han
220
• Abdikasi kepada Dinasti Jin
265
Populasi
• 
±40,000,000
Mata uangKoin tembaga
Didahului olehDigantikan oleh
dnsDinasti
Han
dnsDinasti
Jin (265-420)
Sekarang bagian dariTiongkok Republik Rakyat Tiongkok

Cao Wei (Hanzi: 曹魏) (220 - 265) kadang-kadang juga disebut sebagai Bei Wei (Hanzi: 北魏) atau Wei Utara adalah salah satu negara di Zaman Tiga Negara dalam sejarah Tiongkok. Negara ini didirikan oleh Cao Pi dengan peletakan dasar oleh ayahnya, Cao Cao.

Cao Pi menjadi kaisar pertama dengan gelar Wendi (Hanzi: 文帝) pada tahun 220. Seluruhnya ada 5 kaisar yang memimpin negara ini sampai kudeta oleh keluarga Sima dan abolisi negara Cao Wei menjadi Dinasti Jin pada tahun 265.

Sejarah

Sebelum berdirinya negara Cao Wei, penghujung Dinasti Han diwarnai dengan pecahnya perang saudara di antara raja-raja perang. Salah satu raja perang terkuat adalah Cao Cao, yang menyandera Kaisar Xian untuk melegitimasi kedudukannya sebagai perdana menteri.

Cao Cao menumpas satu per satu raja-raja perang kecil di utara Tiongkok. Ia kemudian berhasil mempersatukan utara Tiongkok setelah menaklukkan Yuan Shao dalam Pertempuran Guandu.

Budaya

Gaya Kaishu dalam kaligrafi Tiongkok dikembangkan pada masa Akhir Dinasti Han sampai ke Cao Wei dan juga puisi Jian'an. Kaishu dikembangkan pertama kalinya oleh Zhong Yao, seorang pejabat di Cao Wei.[1] Puisi Jian'an dikembangkan lebih lanjut oleh Cao Zhi, putra bungsu Cao Cao.

Referensi

  1. ↑ Qiu Xigui (2000). Chinese Writing. Translated by Mattos and Jerry Norman. Early China Special Monograph Series No. 4. Berkeley: The Society for the Study of Early China and the Institute of East Asian Studies, University of California, Berkeley. ISBN1-55729-071-7, pp. 142–143
Ikon rintisan

Artikel bertopik Zaman Tiga Negara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan