Minggu, 25 Oktober 2026
03:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Kerajaan Mapungubwe

Bagikan:
Kerajaan Mapungubwe
Mapungubwe
1075–1220
StatusKerajaan
PemerintahanMonarki
Sejarah 
• Kebudayaan K2 dan Schroda pindah ke Bukit Mapungubwe
1075
• Bukit Mapungubwe ditinggalkan
1220

Kerajaan Mapungubwe (1075–1220) adalah sebuah negara yang terletak di pertemuan Sungai Shashe dan Limpopo di Afrika bagian selatan. Pada puncaknya kerajaan ini memiliki jumlah penduduk sebesar 5.000 jiwa. Ibu kota kerajaan ini disebut Mapungubwe yang saat ini merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Masyarakat Mapungubwea diduga memiliki sistem sosial berdasarkan kelas: para pemimpinnya terpisah dari penduduknya dan memiliki status yang lebih tinggi. Arsitektur Mapungubwe juga menunjukkan "bukti paling awal kepemimpinan yang suci di Afrika bagian selatan".[1]

Kehidupan di Mapungubwe berkisar pada keluarga dan pertanian. Beberapa situs didirikan untuk upacara inisiasi, aktivitas rumah tangga, dan fungsi-fungsi sosial lainnya. Hewan ternak hidup di kraal yang terletak dekat dengan rumah warga.

Referensi

  1. ↑ "Origin of Species and Evolution, Wits University Showcase" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-11-22. Diakses tanggal 2017-03-16.

22°11′33″S 029°14′20″E / 22.19250°S 29.23889°E / -22.19250; 29.23889

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan