Jumat, 23 Oktober 2026
12:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kerajaan León

Kerajaan León

negara historis (910-1230)

Bagikan:
Kerajaan León
Reinu de Llión (bahasa Asturia)
Reino de León (bahasa Spanyol)
Reino de León (bahasa Galisia)
Reino de Leão (bahasa Portugis)
Regnum Legionense (bahasa Latin)
Reino de Lhion (bahasa Miranda)
910–1833
Bendera León
Bendera
Perisai León
Perisai
Kerajaan León (hijau) pada tahun 1095.
Kerajaan León (hijau) pada tahun 1095.
Ibu kotaLeón
Bahasa umumLeon Kuno,[1] Galisia-Portugis, Kastilia, Latin, Muzarab
Agama Gereja Katolik (resmi)

Minoritas

Islam Sunni, Yudaisme
PemerintahanMonarki feodal
Raja 
• 910–914
García I (pertama)
• 1188–1230
Alfonso IX (terakhir)
LegislatifKortes León
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
910
• Persatuan permanen Kastilia dan León
10 Desember 1230
1833
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Asturia
Spanyol
Sekarang bagian dariSpanyol
Portugal
250px-Alfonso_jimena.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alfonso Agung (848-910), raja León, Galisia dan Asturia

Kerajaan León[a] adalah sebuah kerajaan independen yang terletak di wilayah barat laut Semenanjung Iberia. Kerajaan ini didirikan pada tahun 910 ketika pangeran Kristen dari Asturia di pesisir utara semenanjung memindahkan ibu kota dari Oviedo ke kota León. Raja León menghadapi perang saudara, perang melawan kerajaan tetangga, dan kampanye untuk mengusir invasi oleh Moor dan Viking, semua demi melindungi nasib kerajaan mereka yang terus berubah.

García adalah raja pertama yang dijelaskan dalam piagam sebagai raja yang memerintah di León. Secara umum diasumsikan bahwa kerajaaan Asturia lama terbagi di antara tiga putra Alfonso III dari Asturia: García (León), Ordoño (Galisia) dan Fruela (Asturia), ketiganya ikut serta dalam menggulingkan ayahnya. Ketika García meninggal pada tahun 914, Leon pindah ke tangan Ordoño, yang kemudian memerintah León dan Galisia sebagai Ordoño II. Saat Ordoño meninggal pada tahun 924, takhta jatuh ke tangan saudaranya Fruela II (924–925), yang meninggal karena kusta setahun kemudian. Kematian Fruela pada tahun 925 disusul oleh perang saudara, setelah itu Alfonso, putra tertua Ordoño II, tampil sebagai raja baru Alfonso IV, memerintah dari tahun 925 hingga 932. Setelah perebutan kekuasaan terus menerus, Ramiro, adik Alfonso IV, menjadi raja pada tahun 932, setelah menahan saudaranya Alfonso, beserta tiga putra Fruela II – Alfonso, Ordoño dan Ramiro. Alfonso IV memang meninggal segera setelah itu, tetapi meninggalkan dua anak laki-laki yang masih bayi, bernama Ordoño dan Fruela. Ketika Ramiro meninggal pada tahun 951, ia meninggalkan dua putra dari dua istri berbeda. Ketika putra tertua Ordoño III, yang memerintah dari tahun 951 hingga 956, tiba-tiba meninggal pada usia kurang dari tiga puluh tahun, ia diteruskan oleh adik sepihak Sancho I "Si Gendut" (956–966), karena Ordoño tidak mempunyai ahli waris yang sah.[2]

Referensi

  1. ↑ Menéndez Pidal, Ramón. "El Dialecto Leonés" pages 33–37.1906
  2. ↑ Collins, Roger (2012-04-03). Caliphs and Kings. Wiley. doi:10.1002/9781118273968. ISBN 978-0-631-18184-2.

Pranala luar

42°35′54″N 05°34′13″W / 42.59833°N 5.57028°W / 42.59833; -5.57028

  1. ↑ bahasa Spanyol: [leˈon]; bahasa Asturia: Reinu de Llión; bahasa Spanyol: Reino de León; bahasa Galisia: Reino de León; bahasa Portugis: Reino de Leão; bahasa Latin: Regnum Legionense; Mirandese: Reino de Lhion
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan