Rabu, 07 Oktober 2026
06:52 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Kerajaan Bitinia

Kerajaan Bitinia

kerajaan Helenistik yang berdiri dari abad ke-4 SM hingga tahun 74 SM

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025)
Kerajaan Bitinia
Βιθυνία
Kerajaan Bitinia pada puncak kejayaan selama akhir masa pemerintahan Prusias I (182 SM).
Kerajaan Bitinia pada puncak kejayaan selama akhir masa pemerintahan Prusias I (182 SM).
Ibu kotaNikomedia
PemerintahanMonarki
Raja 
• 297–278 SM
Zipoetes I (pertama)
• ca 94–74 SM
Nikomedes IV (terakhir)
Era SejarahPeriode Helenistik
• Zipoetes I menobatkan diri sebagai basileus
297 SM
• Dianeksasi oleh Republik Romawi sebagai Bithynia et Pontus
63 SM
Sekarang bagian dariTurki

Kerajaan Bitinia (bahasa Yunani Kuno:Βιθυνία) adalah sebuah kerajaan Helenistik yang berpusat di daerah historis Bitinia, yang tampaknya didirikan pada abad ke-4 SM. Di tengah Perang Diadochi, Zipoites menyandang gelar raja (basileus) pada tahun 297 SM.[1][2] Putranya beserta penerusnya, Nikomedes I, mendirikan Nikomedia, yang segera bangkit menuju kemakmuran. Selama masa pemerintahannya yang panjang (ca 278–ca 255 SM), serta masa pemerintahan penerusnya, Prusias I (m. ca 228 – 182 SM), Prusias II (m. ca 182 – 149 SM) dan Nikomedes II (m. ca 149 – 127 SM), Kerajaan Bitinia berada dalam kondisi makmur dan memiliki kedudukan dan pengaruh yang cukup besar terhadap monarki-monarki kecil di kawasan Anatolia. Namun raja terakhir, Nikomedes IV, tidak mampu mempertahankan kekuasaannya melawan Mithridates VI dari Pontus. Setelah dipulihkan ke tahtanya oleh Senat Romawi, ia mewariskan kerajannya melalui wasiat kepada republik Romawi pada tahun 74 SM dan wilayah kerajaan ini menjadi sebuah provinsi bernama Bithynia et Pontus pada tahun 63 SM.[3][2]

Uang logam kerajaan ini menampilkan kewibawaan rajanya, yang cenderung diukir dalam gaya Helenistik yang sangat mahir.[4]

Sejarah

Sejarah awal

Populasi di Bitinia diduga merupakan keturunan bangsa Trakia.[2] Menurut Memnon dari Heraclea, pangeran setempat Bas dari Bitinia berhasil mengalahkan jenderal bawahan Aleksander Agung bernama Kalas, dalam pertempuran (mungkin tahun 330 SM).[5] Putranya, Zipoites I, menyandang gelar basileus ("raja") pada tahun 297 SM.[1]

Putra sekaligus penerusnya, Nikomedes I, mendirikan Nikomedia, yang segera bangkit menuju kemakmuran, dan selama masa pemerintahannya yang panjang (ca 278–ca 255 SM), Bitinia memiliki kedudukan dan pengaruh yang cukup besar terhadap monarki-monarki kecil di kawasan Anatolia.

Referensi

  1. 1 2 Williams 1990, hlm. 10. sfn error: tanpa target: CITEREFWilliams1990 (bantuan)
  2. 1 2 3 "Bithynië". Encarta Encyclopedie Winkler Prins (dalam bahasa Belanda). Microsoft Corporation/Het Spectrum. 2002.
  3. ↑ Chisholm 1911, hlm. 13. sfn error: tanpa target: CITEREFChisholm1911 (bantuan)
  4. ↑ "Kings of Bithynia - Asia Minor Coins - Photo Gallery". www.asiaminorcoins.com.
  5. ↑ Smith 2004, Chapters 1–21. sfn error: tanpa target: CITEREFSmith2004 (bantuan)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan