Rabu, 28 Oktober 2026
21:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Keputusan Paris

Keputusan Paris

Cerita dari Mitos Yunani

Bagikan:
330px-Rubens_-_Judgement_of_Paris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keputusan Paris, Peter Paul Rubens, ca 1636 (National Gallery, London)

Keputusan Paris adalah sebuah kisah dalam mitologi Yunani. Peristiwa ini adalah peristiwa yang kemudian berujung pada Perang Troya dan (dalam beberapa versi) pendirian kota Roma.

Di ceritakan bahwa[1] Zeus menggelar pesta pernihakan Peleus dengan Thetis (orang tua Akhilles). Eris, dewi perselisihan, tidak diundang dan dia pun marah sehingga Eris melempar sebuah apel emas (Apel Perselisihan) ke pesta tersebut. Apel emas itu bertulsikan καλλίστῃ (kallistēi, "untuk yang tercantik").[2]

Tiga dewi, yaitu Hera, Athena, dan Afrodit, mengklaim apel tersebut. Mereka meminta Zeus untuk memutuskan siapa di antara mereka yang berhak menerima apel itu. Namun Zeus menolak memilih dan menyuruh mereka untuk meminta keputusan dari Paris, pangeran Troya.

Dengan dipandu oleh Hermes, tiga dewi itu mendatangi Paris di Gunung Ida. Masing-masing dewi mencoba membujuk Paris dengan menawarkannya berbagai hal. Hera menawarkan untuk menjadikannya sebagai raja Eropa dan Asia, Atena menawarkan kebijaksanaan dan kehebatan bertempur, dan Afrodit (dengan pesona yang telah ditingkatkan oleh para Kharites dan Horai dengan bunga dan lagu)[3] menawarkan wanita paling cantik di dunia, yaitu Helene dari Sparta, istri raja Menelaos.[4][5] Paris akhirnya memilih Afrodit sebagai penerima apel emas dan memperoleh cinta Helene. Konsekuensinya adalah bahwa dua dewi lainnya menjadi marah pada Paris, dan kota Troya diserang oleh pasukan Yunani dalam Perang Troya.

Catatan kaki

  1. ↑ Karl Kerenyi, The Heroes of the Greeks, ""The Prelude to the Trojan War", hlm. 312-314.
  2. ↑ Apollodoros Epitome E.3.2
  3. ↑ Fragmen Kypria oleh Athenagoras.
  4. ↑ (Euripides, Andromakhe, l.284
  5. ↑ Euripides, Helena l. 676

Referensi

  • Kerenyi, Karl, 1959. The Heroes of the Greeks, vii: "The Prelude to the Trojan War", hlm. 308.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan