Minggu, 27 September 2026
05:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Kepangeranan Aschaffenburg

Kepangeranan Aschaffenburg

Kepangeranan Aschaffenburg
Fürstentum Aschaffenburg
1803–1810
Bendera Aschaffenburg
Bendera
Lambang Aschaffenburg
Lambang
250px-Principality_of_Aschaffenburg_Locator.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Kepangeranan Aschaffenburg dalam warna hijau
  Jerman modern dalam warna hijau muda
StatusNegara klien Kekaisaran Prancis Pertama
Negara anggota Konfederasi Rhein
Ibu kotaAschaffenburg
PemerintahanKepangeranan
Era SejarahPeperangan era Napoleon
• Pendirian
1803
• Digabung dengan Keharyapatihan Frankfurt
1810
• Menjadi wilayah Bayern
1814
Didahului olehDigantikan oleh
Coat of arms of the Archbishopric of Mainz Keuskupan Agung Mainz
Keharyapatihan Frankfurt 40px-Wappen_Gro%C3%9Fherzogtum_Frankfurt.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kepangeranan Aschaffenburg (bahasa Jerman:Fürstentum Aschaffenburg) adalah sebuah kepangeranan di Kekaisaran Romawi Suci dan Konfederasi Rhein yang berdiri dari tahun 1803 hingga 1810. Kepangeranan ini beribu kota di Aschaffenburg.

Setelah Keuskupan Agung Mainz disekularisasi pada tahun 1803, Karl Theodor Anton Maria von Dalberg diberi kompensasi dan memperoleh wilayah Kepangeranan Aschaffenburg, Kepangeranan Regensburg dan Grafschaft Wetzlar yang baru saja dibentuk. Kepangeranan ini terdiri dari kota Aschaffenburg, Klingenberg, Lohr, Aufenau, Stadtprozelten, Orb, dan Aura.

Kepangeranan ini menjadi anggota Konfederasi Rhein pada tahun 1806 setelah dibubarkannya Kekaisaran Romawi Suci. Pada tahun 1810, Napoleon menyerahkan wilayah Regensburg milik Dalberg kepada Kerajaan Bayern, dan sebagai gantinya Dalberg diberi wilayah Hanau dan Fulda. Dalberg menggabungkan wilayahnya yang tersisa di Aschaffenburg, Frankfurt, Wetzlar, Hanau, dan Fulda, menjadi satu negara yang disebut Keharyapatihan Frankfurt. Namun, kota Aschaffenburg tetap menjadi tempat tinggal Dalberg. Wilayah Aschaffenburg dicaplok oleh Bayern pada tahun 1814.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan