Senin, 02 November 2026
20:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kenyamanan termal

Kenyamanan termal

Bagikan:
250px-Human-Infrared.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar termal manusia

Kenyamanan termal adalah suatu kepuasan pikiran yang dialami manusia terhadap kondisi temperatur di lingkungan sekitarnya. Tolok ukur kenyamanan termal mencakup keseimbangan antara suhu udara dan suhu tubuh manusia. Kenyamanan termal dipengaruhi oleh faktor fisiologi dan psikologi. Faktor-faktor yang utama antara lain mekanisme fisiologi, kegiatan fisik manusia, dan jenis pakaian yang digunakan serta interaksi antarmanusia. Selain itu, terdapat faktor iklim yang meliputi suhu udara, kelembapan relatif, kecepatan aliran udara, dan perpindahan panas. Kondisi kenyamanan termal yang seimbang atau netral memperhitungkan faktor makanan, kerja, jenis pakaian, dan perpindahan panas.[1]

Sudut pandang

Penentuan kenyamanan termal pada suatu ruangan atau bangunan dapat diketahui melalui sudut pandang psikologi maupun fisiologi. Pada sudut padang psikologi, manusia memperoleh kenyamanan termal ketika suhu ruangan berada di antara suhu panas dan suhu dingin. Kenyamanan termal secara psikologi diurutkan menjadi beberapa sensasi yang dialami oleh tubuh manusia. Urutan kenyamanan termal secara psikologi yaitu panas, hangat, sedikit hangat, netral, sedikit sejuk, sejuk, dan dingin. Sementara itu, kenyamanan termal secara fisiologi diperoleh ketika tubuh manusia tidak mengeluarkan keringat akibat interaksi perpindahan panas antara tubuh dan lingkungan. Kenyamanan termal secara fisiologi dapat diukur melalui pengamatan dari segi lingkungan dan individu. Pengamatan lingkungan meliputi nilai suhu lingkungan, kelembapan relatif, suhu transmitansi panas rata-rata selama radiasi matahari serta melalui pergerakan udara. Sementara itu, pengamatan individu meliputi bahan isolasi panas yang dijadikan sebagai bahan pakaian serta aktivitas fisik dari individu.[2]

Fungsi

Produktivitas kerja

Kenyamanan termal merupakan salah satu bagian dari kenyamanan gerak. Aktivitas para pekerja akan meningkat di dalam ruangan atau bangunan yang dirancang dengan kenyamanan termal yang sesuai. Dalam kaitannya dengan kenyamanan, kenyamanan termal meliputi pula kenyamanan visual dan kenyamanan akustikal. Manusia akan menghasilkan produktivitas yang tinggi bila berada dalam kondisi kenyamanan yang tinggi untuk bekerja. Selain itu, kenyamanan termal suatu bangunan dapat mempertahankan kesehatan manusia yang berkaitan dengan suhu lingkungan dan suhu tubuh. Kenyamanan termal dapat mengurangi risiko tubuh manusia mengalami kelumpuhan, kelelahan dan kematian akibat suhu lingkungan yang terlalu panas atau terlalu lembap.[3]

Referensi

  1. ↑ Kindangen, Jefrey I. (2017). Pendinginan Pasif untuk Arsitektur Tropis Lembab. Sleman: Deepublish. hlm. 5. ISBN 978-602-401-925-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Gunawan, B., dkk. (2012). Buku Pedoman Energi Efisiensi untuk Desain Bangunan Gedung di Indonesia Jilid 2: Pedoman Teknis Desain (PDF). Jakarta: Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia. hlm. 25–26. ISBN 978-602-17264-2-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Sugini (2014). Kenyamanan Termal Ruang: Konsep dan Penerapan pada Desain (PDF). Yogyakarta: Graha Ilmu. hlm. 2. ISBN 978-602-262-175-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan