Minggu, 25 Oktober 2026
01:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Kenya Indian Congress

partai politik

Bagikan:

Kenya Indian Congress (KIC) adalah partai politik di Kenya.

Riwayat

Partai ini didirikan pada pertemuan East African Indian National Congress (EAINC), 7 Maret 1914,[1] awalnya bertujuan untuk mewakili kepentingan India di seluruh Afrika Timur Britania, tetapi akhirnya sebagian besar berfokus pada Kenya.[2] Partai ini menyerukan kesetaraan antara orang India di Kenya dengan Orang kulit putih di Kenya, mengadvokasi masuknya orang India dalam pemilihan, sama seperti orang Eropa dan orang Asia diizinkan untuk bertani di wilayah Highlands.[1]

EAINC mendorong imigrasi India ke Kenya, dan EAINC juga terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan pada 1930-an, dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana di India dan negara-negara lain di kawasan itu.[1] Partai ini gagal membentuk aliansi dengan Persatuan Nasional Afrika Kenya pada tahun 1950, tetapi mereka akhirnya bergabung untuk menentang rencana Uni Pemilih mempertahankan kendali Eropa atas wilayah koloni.[1]

Organisasi ini berganti nama menjadi KIC pada tahun 1952 setelah orang India di Tanganyika membentuk Asosiasi Asia.[2] Pada tahun 1960, Kenya Freedom Party (KFP) dibentuk oleh sekelompok orang India yang percaya bahwa kekuatan KIC tidak cukup untuk mendukung kemerdekaan.[3] Dalam Pemilihan umum Kenya 1961, KIC memenangkan tiga dari 53 kursi yang diperebutkan dalam Dewan Legislatif Kenya dengan perolehan 1,2% suara, sementara KFP memenangkan dua kursi.

Dalam pertemuan tahunannya pada 1962, KIC memilih untuk membubarkan diri sebagai partai politik karena "tidak lagi dibutuhkan secara politis sebagai organisasi Asia."[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Robert M. Maxon & Thomas P. Ofcansky (2014) Historical Dictionary of Kenya, Rowman & Littlefield, p83
  2. 1 2 Robert G. Gregory (1992) The Rise and Fall of Philanthropy in East Africa: The Asian's Contribution, Transaction Publishers, p45
  3. ↑ Maxon & Ofcansky, p167
  4. ↑ Sana Aiyar (2015) Indians in Kenya, Harvard University Press, p238
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan