Senin, 02 November 2026
10:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kenji Nagai

Kenji Nagai

Bagikan:
Infobox orangKenji Nagai
Nagaikenji.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran27 Agustus 1957 Suntingan nilai di Wikidata
Imabari Suntingan nilai di Wikidata
Kematian27 September 2007 Suntingan nilai di Wikidata (50 tahun)
Yangon Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanTokyo Keizai University (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanfotografer,jurnalis foto,jurnalis,war photographer (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Kenji Nagai (bahasa Jepang: 長井 健司; Nagai Kenji) (27 Agustus 1957 – 27 September 2007) adalah seorang jurnalis foto Jepang yang ditembak dan tewas di Myanmar pada saat Protes anti-pemerintahan Burma 2007. Nagai terus mengambil foto ketika dia terluka dan terbaring di tanah, kemudian meninggal karena luka tembak di dada. Dia adalah warga negara asing pertama yang tewas dalam protes tersebut.

Latar belakang

Kenji Nagai besar di Imabari, Ehime Jepang dan lulus dari SMU Imabari Nishi. Nagai masuk ke Universitas Tokyo Keizai, dan setelah lulus dia melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat selama setahun. Setelah dia kembali ke Jepang, Nagai mengambil kerja sambilan sebelum dia menjadi jurnalis freelans.

Bekerja sebagai jurnalis foto untuk Tokyo APF, Nagai sering bepergian ke tempat yang berbahaya di Timur Tengah. Dari 1997 sampai kematiannya, Nagai mengambil tugas di Afganistan, Palestina, dan Irak, mengambil foto tentang perang.

Nagai tiba di Myanmar dua hari sebelum pemerintah mulai menyerang Biksu yang memprotes menentang junta militer yang telah menguasai negara tersebut sejak menggulingkan pemerintahan demokratik pada coup d'état 1962. Protes ini bermula ketika pemerintah menaikkan harga bahan bakar, tetapi menjadi demonstrasi massal diikuti puluhan ribu orang, dengan Biksu Buddha memimpin barisan pro-demokrasi di jalan-jalan di Yangon.

Menurut The Times, rekan Nagai mengatakan bahwa dia "tak kenal lelah" pada saat mengejar berita, percaya bahwa dia harus pergi ke tempat di mana orang-orang tak ingin pergi.

Kenji-reuters.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Nagai after he was fatally shot by the Burmese military, with the camera still in his hands.

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kenji Nagai.

Video

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan