Sabtu, 31 Oktober 2026
13:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kemujaraban doa

Kemujaraban doa

Bagikan:
250px-School_Lunch_Programs.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang anak sedang berdoa sebelum makan siang pada tahun 1936

Kemujaraban doa adalah topik mengenai hasil permohonan doa. Topik ini telah dibahas di berbagai bidang, termasuk teologi, filsafat, sejarah, kedokteran, dan psikologi. Terdapat berbagai macam pemahaman mengenai doa dari segi keagamaan. Contohnya, dalam kepercayaan Yahudi dan Kristen, terdapat berbagai interpretasi mengenai doa sebagai permohonan akan keajaiban dan juga sebagai permohonan akan hal yang biasa-biasa saja. Beberapa komunitas keagamaan telah mempertanyakan apakah kemujaraban doa dapat diukur, karena kitab-kitab suci seperti Alkitab menyatakan bahwa Tuhan tidak bisa dipaksa (Ulangan 6:16 - "Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu"), beberapa doa untuk memohon penyembuhan telah ditolak mentah-mentah oleh Tuhan (2 Korintus 12:7-9 mengenai duri di dalam daging Rasul Paulus), atau kondisi-kondisi tertentu harus dipenuhi sebelum doa dapat didengar (seperti panduan dari Roh Kudus).[1][2][3]

Secara filosofis, terdapat kontroversi terkait dengan isu-isu dasar seperti masalah falsifiabilitas kemujaraban dunia yang berhubungan dengan bagaimana cara "membuktikan" atau "membantah" sesuatu, serta permasalahan demarkasi - yaitu apakah topik ini masuk ke dalam ranah sains atau tidak.

Kemujaraban doa telah menjadi topik penelitian ilmiah semenjak topik ini dibahas oleh Francis Galton pada tahun 1872. Di bidang kedokteran, penelitian terbesar yang dilakukan oleh Proyek STEP pada tahun 2006 menunjukkan bahwa dari 1.802 pasien yang sudah sembuh setelah operasi jantung, tidak ditemukan perbedaan antara mereka yang didoakan dan mereka yang tidak. Komplikasi operasi terjadi pada 52% dari mereka yang didoakan (Kelompok 1), pada 51% yang tidak didoakan (Kelompok 2), dan pada 59% pasien yang tahu mereka akan didoakan (Kelompok 3).[4] Dalam buku The God Delusion, ahli biologi evolusioner Richard Dawkins menduga bahwa pasien yang tahu akan didoakan mengalami stres tambahan setelah merasa bahwa mereka sangat sakit sehingga perlu didoakan.[5]

Catatan kaki

  1. ↑ Intercessory Prayer: Modern Theology, Biblical Teaching And Philosophical Thought oleh Philip Clements-Jewery 2005 ISBN0-7546-3828-6 hlm. 24-27
  2. ↑ The works of Dr. John Tillotson, Volume 10 oleh John Tillotson, Thomas Birch 2009 ISBN0-217-76300-6 hlm. 99-105
  3. ↑ Talking to God: the theology of prayer oleh Wayne R. Spear 2002 ISBN1-884527-13-2 hlm. 58-61
  4. ↑ Harvard Medical School News Release Diarsipkan 2006-04-09 di Wayback Machine
  5. ↑ Richard Dawkins (2006). "The Great Prayer Experiment". The God Delusion. Houghton Mifflin Harcourt. hlm. 87–88.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kemujaraban doa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan