Kembaren (Surat Batak Karo: ᯂᯩᯣᯒᯩᯉ᯳; dikenal juga sebagai Sembiring Kembaren) adalah salah satu marga Batak Karo yang termasuk ke dalam induk marga Sembiring.
Menurut Pustaka Kembaren, asal-usul merga ini terdiri dari Kuala Ayer Batu, kemudian pindah ke pagaruyung terus ke Bangko di Aceh Selatan dan selanjutnya ke Ketangkuhen di Alas. Nenek moyang mereka bernama Kunca Tampe Kuala, berangkat bersama rakyatnya menaiki perahu dengan membawa pisau kerajaan bernama Pisau Bala Bari. Keturunannya kemudian mendirikan Pertibi dan Sampe Raya, yang kemudian membentuk Urung Liang Melas seperti Pulo Tebu, Sampe Raya, Gunung Meriah, Ujung Deleng, Tanjong Merahe, Rih Tengah, Perbulan dan lain-lain.
Di Desa Perbulan, nama panggilan (Karo: rurun) laki-laki merga Sembiring Kembaren adalah Kerangen dan Rambah untuk wanita.
Merga ini juga tersebar luas di Kabupaten Langkat seperti Lau Damak, Batu Erjong-jong, Sapo Padang, Sijagat dan lain-lain.
Desa yang didirikan oleh marga Sembiring Kembaren
Desa yang didirikan oleh keturunan Sijagat dari Lau Nggalam :
- Lau Nggalam (ditinggalkan)
- Besangkal (ditinggalkan)
- Kuta Male
- Rih Tengah
- Liang Merdeka
- Tanjung Merahe
- Ujung Deleng
- Pulo Tebu
- Batu Mamak
- Kuta Mbaru Punti
- Sungkun Berita (ditinggalkan)
- Sampe Raya
- Tanjung Gunung
- Martelu
- Perbulan
- Buluh Pancur
- Mardingding
- Lau Kasumpat
- Lau Pakam
- Sapo Padang
- Batu Jongjong
- Lau Damak
Tokoh
Beberapa tokoh yang bermarga Sembiring Kembaren, di antaranya adalah: