Jumat, 30 Oktober 2026
19:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kem

Bagikan:

Sabu disebut Kem merupakan seorang Imam Tinggi Ptah, mungkin selama masa pemerintahan Pepi I Meryre. Gelar-gelarnya yang tepat mencakup durektur perajin terhebat yang termasuk pada hari festival Matahari[1] (ini adalah gelar utama seorang imam tinggi dari Ptah), imam Sokar di dua rumah[2] dan imam Ptah.[3]

Mastaba Sabu (C 23) di Saqqara digambarkan oleh Mariette terbuat dari batu kapur. Ruang kultus hanya terdiri dari satu ruangan, yang dihiasi dengan pemandangan pertanian.[4] Di sini juga ditemukan sebuah patung, menunjukkan Sabu telanjang bulat. Patung tersebut sekarang berada di Museum Mesir, Kairo (Catalogue Generale no. 143).

Referensi

  1. ↑ Jones 2000, hlm. 394, no. 1457.
  2. ↑ Jones 2000, hlm. 572, no. 2108.
  3. ↑ Jones 2000, hlm. 515, no. 1928.
  4. ↑ Mariette & Maspero 1889, hlm. 156–157.

Bibliografi

  • Mariette, Auguste; Maspero, Gaston (1889). Les mastabas de l'Ancien Empire: Fragment du dernier ouvrage de A. Mariette, publié d'après le manuscrit de l'auteur. Paris. OCLC 46226552.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  • Jones, Dilwyn (2000). An Index of Ancient Egyptian Titles, Epithets and Phrases of the Old Kingdom,. Oxford: Archaeopress. OCLC 46226552.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan