Rabu, 28 Oktober 2026
08:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kekesatriaan

Kekesatriaan

Bagikan:
250px-Meister_der_Manessischen_Liederhandschrift_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konrad von Limpurg diangkat menjadi kesatria oleh nyonya besar dalam Kodeks Manesse (awal abad ke-14)

Kekesatriaan, atau kode kekesatriaan, adalah kode etik informal dan beragam yang berkembang antara 1170 dan 1220, yang tak pernah diputuskan atau dijelaskan dalam sebuah dokumen tunggal, yang diasosiasikan dengan institusi abad pertengahan dari sifat kesatria; perilaku kesatria dan wanita tangguh diatur oleh kode sosial kekesatriaan.[1] Gagasan kekesatriaan dipopulerisasikan dalam sastra abad pertengahan, khususnya Matter of Britain dan Matter of France. Matter of Britain berdasarkan pada Historia Regum Britanniae karya Geoffrey dari Monmouth yang memperkenalkan legenda Raja Arthur, yang ditulis pada 1130an.[2] Semua karya tersebut dianggap sebagai catatan sejarah yang akurat sampai permulaan pembelajaran modern.

Catatan

Referensi

  1. ↑ HOLT Literature & Language Arts. Houston, Texas: Holt, Rinehart, and Winston. 2003. hlm. 100- 101. ISBN 0-03-056498-0.
  2. ↑ Keen, Maurice Hugh (2005). Chivalry. Yale University Press. hlm. 102.

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

  • Alexander, Michael. (2007) Medievalism: The Middle Ages in Modern England, Yale University Press. Alexander rejects the idea that medievalism, a pervasive cultural movement in the nineteenth and early twentieth centuries, was confined to the Victorian period and argues against the suspicion that it was by its nature escapist.
  • Davis, Alex (2004). Chivalry and Romance in the English Renaissance. Woodcock, Matthew.
  • Barber, Richard (1980). "The Reign of Chivalry".
  • Bouchard, Constance Brittain (1998). Strong of Body, Brave and Noble: Chivalry and Society in Medieval France. Cornell University Press, 1998. ISBN0-8014-8548-7
  • Charny, Geoffroi de, died 1356 (2005). A Knight's Own Book of Chivalry (The Middle Ages Series). Translated by Eslpeth Kennedy. Edited and with a historical introduction by Richard W. Kaeuper. University of Pennsylvania Press. Celebrated treatise on knighthood by Geoffroi de Charny (1304?-56), considered by his contemporaries the quintessential knight of his age. He was killed during the Hundred Years War at the Battle of Poitiers.
  • Gautier, Léon, (1895) (1883, 3rd ed. 1895| La Chevalerie)
  • Girouard, Mark (1981). The Return to Camelot: Chivalry and the English Gentleman. Yale University Press.
  • Haines, Charles Reginald. (1889). Christianity and Islam in Spain, A.D. 756-1031. London: Kegan Paul, Trench & Co. Project Guttnberg online book.
  • Prestage, Edgar (1928). "Chivalry: A Series of Studies to Illustrate Its Historical Significance and Civilizing Influence".
  • Kaeuper, Richard W. (1999). Chivalry and Violence in Medieval Europe. Oxford University Press, 1999.
  • Kaeuper, Richard W. (2009) Holy Warriors: The Religious Ideology of Chivalry (The Middle Ages Series). University of Pennsylvania Press. Foremost scholar of chivalry argues that knights proclaimed the validity of their bloody profession by selectively appropriating religious ideals.
  • Keen, Maurice (1984). Chivalry. Yale University Press. ISBN0-300-03150-5 / ISBN0-300-10767-6 (2005 reprint).
  • Mills, Charles (2004). "The History of Chivalry or knighthood and its Times" Volume I-II.
  • Read, Charles Anderson (2007). The Cabinet Of Irish Literature; Selections From The Works Of The Chief Poets, Orators, And Prose Writers Of Ireland - Vol IV (Paperback).
  • Saul, Nigel. (2011) Chivalry in Medieval England. Harvard University Press. Explores chivalry's role in English history from the Norman Conquest to Henry VII's victory at Bosworth in the War of the Roses.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Chivalry.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan