Selasa, 03 November 2026
03:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Keju Leicester

Keju Leicester

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)
Leicester
250px-Red_Leicester.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lainLeicester Merah
Negara asalInggris
Sumber susuSapi
DipasteurisasiYa
TeksturKeras
Waktu pematangan3-12 bulan[1]

Leicester atau dikenal juga sebagai Leicester merah adalah keju dari daerah Leicester di Inggris yang bertekstur keras dan dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi.[1] Keju ini telah diproduksi sejak akhir abad ke-18.[1] Warna oranye kemerah-merahan pada keju ini disebabkan oleh pewarna alami yang digunakan yaitu annato.[1] Selama Perang Dunia II, semua pembuat keju diwajibkan untuk membuat keju nasional yang seperti keju Cheddar dan penambahan annato pun dilarang ketika itu.[1] Karena itu warna dari keju Leicester menjadi pucat dan dikenal sebagai Leicester merah.[1] Sebagian besar dari keju ini diperdagangkan di daerah Leicester hingga akhirnya dibuka sebuah pasar keju di daerah tersebut pada tahun 1759.[2] Keju Leicester memiliki banyak kegunaan dan biasanya menjadi alternatif pengganti keju Cheddar.[2] Keju ini dapat meleleh dengan baik dan dapat digunakan untuk membuat saus ataupun salad.[2]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 73.
  2. 1 2 3 (Inggris) Red Leicester, British Cheese. Diakses pada 8 Juni 2010.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik keju ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan