Minggu, 25 Oktober 2026
21:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Keju Morbier

Keju Morbier

Bagikan:
Morbier
250px-Morbier_cheese_two_views.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara asalPrancis
WilayahFranche-Comte, Jura, Doubs, Ain, Saone et Loire
Sumber susuSapi
DipasteurisasiTidak
TeksturSemi-keras
Waktu pematangan45 hari - 3 bulan
SertifikasiAOC: 2001[1]

Morbier adalah keju dari daerah Franche-Comte di negara Prancis yang diproduksi dengan menggunakan susu sapi yang tidak dipasteurisasi terlebih dahulu.[1] Ciri khas dari Morbier adalah terdapat garis horisontal di bagian tengah keju ini yang merupakan abu.[1][2] Sejarah dari garis tersebut dimulai pada 200 tahun yang lalu.[2] Ketika itu di musim dingin para peternak sulit mengirimkan susu ke perusahaan susu karena lebatnya salju yang turun.[1][2] Karena kuantitas susu yang sedikit maka terdapat kesulitan untuk membuat keju.[1][2] Para pembuat keju mensiasatinya dengan menaburkan abu pada dadih dari susu yang diperas pada pagi hari sehingga dadih tersebut tidak membentuk kerak di permukaannya.[1][2] Kemudian dadih dari susu yang diperas pada sore hari dicampurkan di atasnya.[1][2] Keju Morbier modern telah banyak yang menggunakan pewarna makanan, bukan abu, untuk membentuk garis tersebut.[1]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 34.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 192-193.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Morbier (cheese).


Ikon rintisan

Artikel bertopik keju ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan