Rabu, 07 Oktober 2026
11:59 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Keraton Kesultanan Ternate

Keraton Kesultanan Ternate

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
Istana / Keraton in Maluku Utara, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Istana / Keraton in Maluku Utara, Indonesia
Keraton Kesultanan Ternate
Kedaton Kesultanan Ternate
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_paleis_van_de_sultan_van_Ternate_TMnr_10015276.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keraton Kesultanan Ternate pada tahun 1903
Tampak depan Keraton Kesultanan Ternate
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Keraton_Kesultanan_Ternate&revid=29913471&groups=_fd9f0a1280a5a963ba96a49a25b0669af5de0ad4&parser=parsoid
Peta interaktif area Keraton Kesultanan Ternate
Informasi umum
StatusDigunakan sebagai museum dan kediaman simbolik
JenisIstana / Keraton
Gaya arsitekturArsitektur kolonial abad ke-19
LokasiSoa-Sio, Ternate, Maluku Utara, Indonesia
Koordinat0°47′24″S 127°23′02″E / 0.7900°S 127.3840°E / -0.7900; 127.3840
Penyewa sekarangKesultanan Ternate
Mulai dibangun1813
Selesai dibangun1813
PemilikKesultanan Ternate
Data teknis
Jumlah lantai2
Dikenal karenaPusat sejarah dan budaya Kesultanan Ternate
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Situatieschets_en_plattegrond_van_het_fort_naast_de_kraton_van_de_sultan_van_Ternate_Wichmann_expeditie_Molukken_1903_TMnr_60012052.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Denah Keraton Kesultanan Ternate pada tahun 1891

Keraton Kesultanan Ternate adalah istana kediaman Sultan Ternate bergaya bangunan Abad 19, berlantai dua, menghadap ke arah laut dikelilingi perbentengan, terletak satu kompleks dengan Sigi Lamo (Mesjid Sultan Ternate). Di halaman samping kanan depan terdapat pintu gerbang yang disebut Ngara Upas. Memasuki istana dari depan melalui dua buah tangga masing-masing beranak tangga 27 buah.

Sesudah melewati tangga-tangga tersebut, ditemui beranda terbuka yang disebut balkon, selanjutnya ke ruang tamu melalui sebuah pintu yang disebut Hajral. Di atas pintu ini terdapat prasasti yang bertuliskan Arab, isinya menjelaskan tentang pendirian Kesultanan Ternate.

Secara administratif kesultanan Ternate terletak di Soasio. Konon, mulai tahun 1981 keraton Ternate pernah dialihfungsikan menjadi Museum Memorial Kesultana Ternate, dengan menyimpan koleksi artefak yang berkaitan dengan eksistensi Kesultanan Ternate.

Perkembangan dan Fungsi Kontemporer

Pada masa kini, Kedaton Kesultanan Ternate tidak hanya berfungsi sebagai kediaman simbolik keluarga kesultanan, tetapi juga menjadi museum dan destinasi wisata sejarah yang terbuka bagi masyarakat. Di dalam kompleks kedaton terdapat Museum Memorial Sultan M. Djabir Sjah, yang menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah terkait Kesultanan Ternate, termasuk singgasana sultan, perhiasan kerajaan, serta berbagai artefak dari masa perdagangan rempah di Maluku.[1]

Koleksi museum tersebut juga mencakup benda-benda yang berkaitan dengan sejarah geologi, arkeologi, etnografi, dan teknologi tradisional di wilayah Maluku Utara. Beberapa di antaranya berasal dari periode awal kontak antara kerajaan-kerajaan Maluku dengan bangsa Eropa pada abad ke-15 hingga abad ke-17.[1]

Dalam perkembangannya, kompleks kedaton juga berfungsi sebagai pusat kegiatan budaya dan edukasi yang berkaitan dengan sejarah Kesultanan Ternate dan warisan budaya masyarakat Maluku Utara. Berbagai kegiatan seperti pameran, pertunjukan seni tradisional, dan kegiatan edukasi sejarah kerap diselenggarakan di kawasan ini.[2]

Selain itu, Kedaton Kesultanan Ternate juga menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang sering dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada tahun 2025, misalnya, sekitar 150 wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar Seabourn Quest mengunjungi kedaton dan disambut dengan tradisi adat Joko Kaha, sebuah bentuk penghormatan bagi tamu yang berkunjung ke wilayah Maluku Utara.[3]

Para wisatawan tersebut juga diperkenalkan dengan berbagai aspek budaya lokal di lingkungan kedaton, seperti pertunjukan tarian tradisional, kerajinan tenun khas Ternate, serta berbagai produk usaha mikro masyarakat setempat.[3]

Peran dalam Pelestarian Warisan Budaya

Sebagai salah satu pusat sejarah penting di kawasan timur Indonesia, Kedaton Kesultanan Ternate memiliki peran penting dalam pelestarian warisan sejarah dan budaya Kesultanan Ternate, yang pada masa lalu merupakan salah satu kerajaan maritim besar di kawasan Maluku dan Nusantara bagian timur.[2]

Keberadaan kedaton beserta koleksi museumnya menjadi sumber penting bagi penelitian sejarah, budaya, serta perkembangan perdagangan rempah yang pernah menjadikan Ternate sebagai pusat jaringan perdagangan internasional.[2]

Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Palace of the Sultan of Ternate.

Referensi

  1. 1 2 "Jejak Kejayaan di Museum Memorial Kedaton Sultan Ternate". www.indonesia.travel. Diakses tanggal 2026-03-16.
  2. 1 2 3 "MUSEUM TERNATE". MUSEUM TERNATE. Diakses tanggal 2026-03-16.
  3. 1 2 antaranews.com (2025-03-06). "Ratusan wisatawan kapal pesiar Seabourn Quest kunjungi Kedaton". Antara News. Diakses tanggal 2026-03-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan