Candipuro | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Hutan Pinus Poncosumo | |||||
| Koordinat: 8°10′48″S 113°02′53″E / 8.18°S 113.0481°E / -8.18; 113.0481 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Lumajang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Shela Fazri, S.STP., M.M. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 76.267 jiwa | ||||
| Kode pos | 67373 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.08.03 | ||||
| Kode BPS | 3508030 | ||||
| Luas | 143,09 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 10 | ||||
| |||||
Candipuro adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Lumajang. Candipuro dilintasi jalan nasional strategis dari arah barat (Kabupaten Malang) yang kemudian bercabang di perlintasan lampu merah Jarit. Jika ke timur menuju Pasirian hingga ibu kota kabupaten, sedangkan ke selatan melintasi Jalur Lintas Selatan (JLS). Di pusat kecamatan ini terdapat pasar yang ramai bernama Pasar Candipuro. Candipuro terletak di lereng timur Gunung Semeru dan memiliki banyak obyek wisata populer seperti Hutan Bambu Lumajang, Kali Pinusan Poncosumo, serta Pemandian Tirtosari View.[1] Selain itu, juga terdapat Jembatan Gladak Perak di perbatasan dengan Pronojiwo yang dibangun pada masa kolonial Belanda dan menjadi salah satu ikon dari Lumajang.[2]
Candipuro adalah salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah dari erupsi Semeru tahun 2021. Hujan abu mengguyur berbagai desa dan menyebabkan banyak warga mengungsi. Selain itu, erupsi tersebut juga menyebabkan banjir lahar dingin yang membanjiri berbagai pemukiman. Salah satunya adalah Dusun Sumberlangsep yang tertimbun material vulkanik dari luapan Kali Regoyo.[3] Terjangan lahar dingin juga membuat Jembatan Gladak Perak ambruk sehingga memutus akses Lumajang dengan Malang.[4] Saat ini Jembatan Gladak Perak telah dibangun kembali (dengan nama baru Jembatan Besuk Kobokan), serta telah dibangun perumahan (huntap) untuk para pengungsi berjumlah 1.952 unit rumah.[5][6]
Geografi

Candipuro adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Lumajang bagian barat. Candipuro terletak di lereng Gunung Semeru sehingga geografinya berupa dataran tinggi. Sebagian besar wilayahnya berupa areal persawahan yang subur serta kawasan hutan pinus. Desa paling ujung yang dekat dengan Semeru adalah Desa Sumbermujur. Candipuro dilintasi banyak sungai yang berhulu dari Semeru, misalnya Kali Regoyo dan Sungai Besuk Kobokan. Beberapa sungai tersebut menjadi jalur aliran lahar dingin Semeru sehingga banyak aktivitas penambangan pasir.
Batas wilayah Kecamatan Candipuro adalah sebagai berikut:[7]
| Utara | Kecamatan Pasrujambe |
|---|---|
| Timur | Kecamatan Pasirian |
| Selatan | Kecamatan Pasirian |
| Barat | Kecamatan Pronojiwo |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Candipuro terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[8]
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Candipuro | Krajan, Candi Wetan, Panggung Lombok Lor, Panggung Lombok Kidul | [8] |
| 2 | Jarit | Krajan, Bulak Klakah, Kebonsari, Uranggantung | [8] |
| 3 | Jugosari | Krajan, Kampung Baru, Karangrejo, Karangwage, Sumberkajar, Sumberlangsep | [8] |
| 4 | Kloposawit | Krajan, Jurang Geger, Kebonjati, Pancut, Rojobalen, Selorejo | [8] |
| 5 | Penanggal | Krajan, Gunung Gending, Kemamang, Rekesan Timur, Sumbersari, Watu Kandang, Wonosari | [8] |
| 6 | Sumbermujur | Krajan, Banjarejo, Kebon Seket, Sidorejo (Gelapan), Umbulrejo (Jeplak), Umbulsari (Leker), Wonorenggo | [8] |
| 7 | Sumberrejo | Krajan, Sumberrejo, Bulak Manggis, Candi Lor, Panggung Nongko, Sumberduren | [8] |
| 8 | Sumberwuluh | Krajan, Jobong, Kajar Kosong, Kajar Kuning, Kamar Kajang, Kampung Baru, Kebonagung, Kebondeli Selatan, Kebondeli Utara, Poncosumo, Sukosari, Sumberwuluh Tengah | [8] |
| 9 | Tambahrejo | Krajan, Aristengah, Besuki, Joglosari, Kemamang, Rekesan, Sumberwuluh | [8] |
| 10 | Tumpeng | Krajan, Tumpeng Barat, Tumpeng Timur, Besuk Utara, Besuk Selatan | [8] |
Tempat terkenal

Pariwisata
- Hutan Bambu Lumajang
- Kali Pinusan Poncosumo
- Pemandian Tirtosari View
- Camping Ground Kapas Ijo
- Puncak Gunung Wayang - wisata camping dan paralayang
- Sakura Garden Desa Sumbermujur

Lainnya
- Pasar Candipuro
- Jembatan Gladak Perak atau Piket Nol - jembatan dari zaman kolonial Belanda yang ambruk akibat erupsi Semeru tahun 2021 dan dibangun kembali dengan nama baru yaitu Jembatan Besuk Kobokan.
- Jembatan gantung Kali Regoyo
- Hunian Tetap (Huntap) Desa Sumbermujur - perumahan untuk pengungsi Semeru berjumlah 1.952 unit
- Puskesmas Candipuro
- Puskesmas Penanggal
Referensi
- ↑ Babun Wahyudi (2024-10-07). "Ini 4 Rekomendasi Wisata Alam Bikin Tenang Hati di Candipuro Lumajang". LUMAJANG SATU.
- ↑ Muhammad Faishal Haq (2025-12-05). "Napak Tilas Jembatan Gladak Perak, Ikon Lumajang di Tengah Lahar Semeru". DETIK JATIM.
- ↑ Eko Widianto (2025-12-23). "Erupsi Semeru Kubur Dusun Sumberlangsep di Lumajang". MONGABAY.
- ↑ Miftahul Ulum, ed. (2021-12-04). "Jembatan Gladak Perak Ambruk, Jalur Malang-Lumajang Terputus". BISNIS.com.
- ↑ Zumrotun Solichah (2023-04-10). "Bupati Lumajang berharap Jembatan Gladak Perak segera diresmikan". ANTARA.
- ↑ Miftahul Huda (2026-02-27). "Nasib 1.952 Huntap Semeru di Lumajang, 852 Unit Tidak Ditempati Warga". KOMPAS.
- ↑ Kabupaten Lumajang Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Lumajang. 2025-02-28.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 KEPUTUSAN BUPATI LUMAJANG NOMOR : 188.45/187/427.12/2022 TENTANG NOMOR REGISTER PERANGKAT DESA.
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
