Sabtu, 31 Oktober 2026
18:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kebudayaan Baden

Kebudayaan Baden

Bagikan:
250px-Museum_f%C3%BCr_Vor-_und_Fr%C3%BChgeschichte_Berlin_034.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keramik peninggalan kebudayaan Baden

Kebudayaan Baden adalah sebuah kebudayaan pada zaman Prasejarah yang ditemukan keberadaannya dari hasil penggalian di gua Königshöhle di sebelah barat Baden bei Wien pada tahun 1892. Kebudayaan ini berasal dari zaman Neolitikum akhir dan banyak dari antara peninggalannya yang merupakan pecahan-pecahan keramik atau alat-alat batu dan tulang. Diperkirakan kebudayaan ini ada di wilayah Austria timur dari tahun 3.300 hingga 2.800 SM.[1]

Kebudayaan ini jarang menggunakan logam, dan tembaga sendiri dimanfaatkan sebagai ornamen-ornamen pribadi. Tempat tinggal masyarakat kebudayaan Baden tidak dilindungi oleh perbentengan, dan lokasinya biasanya berada di lereng gunung atau di dataran tinggi. Contohnya adalah di Wienerwald selatan.[1]

Pengaruh dari kebudayaan-kebudayaan prasejarah lainnya di Eropa Tenggara dapat dilihat dalam peninggalan kebudayaan ini.[1]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "Badener Kultur". www.aeiou.at. Diakses tanggal 2019-02-24.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan