Sabtu, 03 Oktober 2026
21:57 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Kebebasan panorama

Kebebasan panorama

Bagikan:
330px-Freedom_of_panorama_in_Southeast_Asia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kebebasan panorama di Asia Tenggara. Indonesia sendiri dianggap tidak memiliki hukum yang jelas mengenai kebebasan panorama.

Kebebasan panorama (bahasa Inggris:Freedom of panorama, FOP) adalah suatu hukum hak cipta di beberapa negara yang mengatur izin pengambilan gambar atau video suatu bangunan, lukisan, atau karya seni yang berada permanen di tempat umum, agar pengambil gambar tidak melanggar hak cipta dari pihak yang berhubungan dengan karya seni atau bangunan yang difoto, juga mengatur izin penerbitan gambar tersebut.[1][2] Hukum Kebebasan panorama membatasi hak pemilik hak cipta untuk menggugat pelaku pemotretan atau penyebar gambar sebagai pelanggar hak cipta. Kebebasan panorama adalah pengecualian dari pelanggaran hak cipta, dimana pemilik hak cipta memiliki hak untuk mengatur pembuatan karya turunan atau penyebaran karyanya. Istilah ini berasal dari Jerman Panoramafreiheit ("kebebasan panorama"). Hukum ini berawal dari tahun 1840.

Referensi

  1. ↑ Seiler, D.: Gebäudefotografie in der EU–Neues vom Hundertwasserhaus Diarsipkan 2007-09-30 di Wayback Machine., in Photopresse 1/2 (2006), p. 16. URL last accessed 2007-09-20.
  2. ↑ Rosnay, Mélanie Dulong de; Langlais, Pierre-Carl (2017-02-16). "Public artworks and the freedom of panorama controversy: a case of Wikimedia influence". Internet Policy Review. 6 (1). ISSN 2197-6775. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-01-18.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kebebasan panorama.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan