Senin, 02 November 2026
11:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kebangsawanan Lituania

Kebangsawanan Lituania

Bagikan:
250px-Herb_Pogon_Litewska.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Abad Pertengahan Lithuania yang diadopsi oleh para keluarga berpengaruh

Kebangsawanan Lithuania dulunya adalah kelas yang memiliki hak hukum di Keharyapatihan Lithuania yang terdiri dari orang-orang Lithuania, dari kawasan-kawasan sejarah Lithuania Sebenarnya dan Samogitia, dan, ekspansi timur Lithuania, beberapa keluarga bangsawan (boyar) Ruthenia.[1] Keluarga-keluarga tersebut biasanya diberi hak untuk tugas militer mereka di Keharyapatihan. Persemakmuran Polandia-Lithuania memiliki salah satu persentase kaum bangsawan terbesar di Eropa, mendekati 10% dari populasi, di beberapa kawasan, seperti Samogitia, mendekati 12%.

Referensi

  1. ↑ Timothy Snyder, The Reconstruction of Nations, p. 22, 2003 New Haven & London, Yale University Press, ISBN978-0-300-10586-5

Bacaan tambahan

  • (Lituavi) Rimvydas Petrauskas Giminaičiai ir pavaldiniai: Lietuvos bajorų grupės XIV a. pabaigoje-XV a. I pusėje in: Lietuva ir jos kaimynai: nuo Normanų iki Napoleono: prof. Broniaus Dundulio atminimui. Vilnius, 2001, p. 107-126.
  • (Lituavi) Rimvydas Petrauskas, Lietuvos diduomenė XIV a.pabaigoje - XV a.:sudėtis-struktūra-valdžia. Aidai, Vilnius; 2003.
  • Kiaupienė, Jūratė (2003). Mes, Lietuva: Lietuvos Didžiosios Kunigaikštystės bajorija XVIa. Viešasis ir privatus gyvenimas (dalam bahasa Lituania). Vilnius: Lithuanian institute of history. ISBN 9955-595-08-6.
  • Aleksandravičius, Egidijus (1999). "The double fate of the Lithuanian gentry". Lituanus. 45 (3). Diakses tanggal 2007-09-06. Historiographical notes on the research of Lithuanian nobility.
  • Schmalstieg, William R. (1982). "Lithuanian names". Lituanus. 28 (3). Diakses tanggal 2007-09-06.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan