Senin, 26 Oktober 2026
13:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Gereja Santo Sava

Gereja Santo Sava

gereja di Serbia

Bagikan:
Gereja Santo Sava
Храм светог Саве
Hram svetog Save
250px-Temple_Saint_Sava.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Gereja Santo Sava dari depan
Agama
AfiliasiGereja Ortodoks Serbia
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Gereja_Santo_Sava&revid=29823945&groups=_cb876337111f70e9c8dfdc49f53fdbee9b6db48d&parser=parsoid
Peta interaktif Gereja Santo Sava
LokasiVračar, Beograd, Serbia
Koordinat44°47′53.1″N 20°28′6.78″E / 44.798083°N 20.4685500°E / 44.798083; 20.4685500
Arsitektur
ArsitekAleksandar Deroko
Branko Pešić
TipeSerbo-Bizantium/Neo-Bizantium
Rampung1989
Spesifikasi
Kapasitas10.800 (dalam)[1]
Luas interior170.000 meter kubik[1]
Tinggi maksimum79 m (259 ft)[1]
Tinggi luar kubah70 m (230 ft)
Tinggi dalam kubah65 m (213 ft)[1]
Situs web

Gereja Santo Sava (bahasa Serbia: Храм светог Саве/Hram svetog Save)[2] adalah sebuah gereja bergaya Neo-Bizantium yang terletak di kota Beograd, Serbia. Gereja ini merupakan gereja terbesar di Eropa Selatan dan salah satu rumah ibadah Ortodoks terbesar di dunia. Gereja Santo Sava dibangun untuk menghormati Santo Sava (1175–1236) dan konon gereja ini dibangun di atas lembah Vračar, tempat dibakarnya pusaka Santo Sava oleh Wazir Agung Utsmaniyah Sinan Pasha pada tahun 1595 sebagai hukuman atas pemberontakan Serbia pada tahun 1594.

Gereja ini mulai dibangun pada tahun 1935 (340 tahun setelah pembakaran pusaka Santo Sava) dengan mengikuti rancangan arsitek Bogdan Nestorović dan Aleksandar Deroko. Fondasi dan tembok gereja setinggi 7 hingga 11 meter sempat didirikan, tetapi pembangunan sempat terhenti pada tahun 1941 akibat pengeboman selama Perang Dunia II. Pasukan pendudukan Jerman menggunakan bangunan gereja yang belum selesai ini sebagai tempat parkir, dan pada tahun 1944 para partisan Yugoslavia dan Tentara Merah juga melakukan hal yang sama. Pada tahun 1958, Patriark Serbia mengusulkan agar pembangunan gereja ini dilanjutkan, tetapi pemerintahan komunis Yugoslavia menolaknya. Setelah 88 kali ditolak, izin akhirnya diberikan pada tahun 1984 dan arsitek Branko Pešić dipilih sebagai arsitek baru gereja. Pembangunan dimulai kembali pada 12 Agustus 1985. Pembangunan bagian luar telah diselesaikan, tetapi bagian dalamnya masih dalam proses pendekorasian.[3] Salah satu pencapaian terbesar dalam pembangunan gereja ini adalah pengangkatan kubah yang massanya mencapai 4.000 ton.

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 "Димензије и архитектонске карактеристике Храм Светог Саве гатара" [Dimensions and Architectural Features] (dalam bahasa Serbian). Hram Svetog Save. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-12. Diakses tanggal 10 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Vuk Štrbac, 2013: Istoricizam ili Pastiš. Nasleđe, 6, 55-76 online Diarsipkan 2023-04-07 di Wayback Machine (Serbisch mit Franzöischer Zusammenfassung; PDF)
  3. ↑ Politika, 17 Desember 2016 Interview mit dem Russischen Author der Mosaikarbeiten der Kuppel von Sv. Sava Diarsipkan 2021-06-01 di Wayback Machine

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Temple of Saint Sava.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan