Minggu, 01 November 2026
04:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gereja Santo Sava

Gereja Santo Sava

gereja di Serbia

Bagikan:
Gereja Santo Sava
Храм светог Саве
Hram svetog Save
250px-Temple_Saint_Sava.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Gereja Santo Sava dari depan
Agama
AfiliasiGereja Ortodoks Serbia
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Gereja_Santo_Sava&revid=30127162&groups=_cb876337111f70e9c8dfdc49f53fdbee9b6db48d&parser=parsoid
Peta interaktif Gereja Santo Sava
LokasiVračar, Beograd, Serbia
Koordinat44°47′53.1″N 20°28′6.78″E / 44.798083°N 20.4685500°E / 44.798083; 20.4685500
Arsitektur
ArsitekAleksandar Deroko
Branko Pešić
TipeSerbo-Bizantium/Neo-Bizantium
Rampung1989
Spesifikasi
Kapasitas10.800 (dalam)[1]
Luas interior170.000 meter kubik[1]
Tinggi maksimum79 m (259 ft)[1]
Tinggi luar kubah70 m (230 ft)
Tinggi dalam kubah65 m (213 ft)[1]
Situs web

Gereja Santo Sava (bahasa Serbia: Храм светог Саве/Hram svetog Save)[2] adalah sebuah gereja bergaya Neo-Bizantium yang terletak di kota Beograd, Serbia. Gereja ini merupakan gereja terbesar di Eropa Selatan dan salah satu rumah ibadah Ortodoks terbesar di dunia. Gereja Santo Sava dibangun untuk menghormati Santo Sava (1175–1236) dan konon gereja ini dibangun di atas lembah Vračar, tempat dibakarnya pusaka Santo Sava oleh Wazir Agung Utsmaniyah Sinan Pasha pada tahun 1595 sebagai hukuman atas pemberontakan Serbia pada tahun 1594.

Gereja ini mulai dibangun pada tahun 1935 (340 tahun setelah pembakaran pusaka Santo Sava) dengan mengikuti rancangan arsitek Bogdan Nestorović dan Aleksandar Deroko. Fondasi dan tembok gereja setinggi 7 hingga 11 meter sempat didirikan, tetapi pembangunan sempat terhenti pada tahun 1941 akibat pengeboman selama Perang Dunia II. Pasukan pendudukan Jerman menggunakan bangunan gereja yang belum selesai ini sebagai tempat parkir, dan pada tahun 1944 para partisan Yugoslavia dan Tentara Merah juga melakukan hal yang sama. Pada tahun 1958, Patriark Serbia mengusulkan agar pembangunan gereja ini dilanjutkan, tetapi pemerintahan komunis Yugoslavia menolaknya. Setelah 88 kali ditolak, izin akhirnya diberikan pada tahun 1984 dan arsitek Branko Pešić dipilih sebagai arsitek baru gereja. Pembangunan dimulai kembali pada 12 Agustus 1985. Pembangunan bagian luar telah diselesaikan, tetapi bagian dalamnya masih dalam proses pendekorasian.[3] Salah satu pencapaian terbesar dalam pembangunan gereja ini adalah pengangkatan kubah yang massanya mencapai 4.000 ton.

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 "Димензије и архитектонске карактеристике Храм Светог Саве гатара" [Dimensions and Architectural Features] (dalam bahasa Serbian). Hram Svetog Save. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-12. Diakses tanggal 10 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Vuk Štrbac, 2013: Istoricizam ili Pastiš. Nasleđe, 6, 55-76 online Diarsipkan 2023-04-07 di Wayback Machine (Serbisch mit Franzöischer Zusammenfassung; PDF)
  3. ↑ Politika, 17 Desember 2016 Interview mit dem Russischen Author der Mosaikarbeiten der Kuppel von Sv. Sava Diarsipkan 2021-06-01 di Wayback Machine

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Temple of Saint Sava.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan