Rabu, 04 November 2026
12:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Katapel tempur

Katapel tempur

Bagikan:
250px-Replica_catapult.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Replika sebuah katapel tempur.

Katapel tempur adalah perangkat yang digunakan dalam pertempuran untuk melemparkan atau melontarkan proyektil sampai jarak yang jauh tanpa bantuan bahan peledak. Katapel tempur meliputi berbagai jenis mesin kepung pada Abad Kuno dan Abad Pertengahan.[1] Katapel tempur telah banyak digunakan sejak masa kuno, dan telah terbukti sebagai salah satu mekanisme peperangan yang paling mangkus. Kata 'katapel' berasal dari bahasa Latin catapulta, yang diserap dari bahasa Yunani καταπέλτης (katapeltēs), yang terdiri dari κατά (kata), "menarik ke bawah"[2] + πάλλω (pallō), "melempar".[3][4] Katapel tempur diciptakan pertama kali oleh bangsa Yunani Kuno.[5][6]

Catatan kaki

  1. ↑
  2. ↑ κατά, Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, on Perseus
  3. ↑ πάλλω, Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, on Perseus
  4. ↑ catapult Diarsipkan 2012-07-02 di Wayback Machine, on Oxford Dictionaries
  5. ↑ Schellenberg, Hans Michael (2006), "Diodor von Sizilien 14,42,1 und die Erfindung der Artillerie im Mittelmeerraum" Diarsipkan 2008-12-17 di Wayback Machine, Frankfurter Elektronische Rundschau zur Altertumskunde 3: 14–23
  6. ↑ E. W. Marsden: "Greek and Roman Artillery. Historical Development", At the Clarendon Press, Oxford 1969, pp. 48–64

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Catapult.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan