Kamis, 22 Oktober 2026
12:14 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Katak kayu

Katak kayu

Bagikan:
Kodok kayu
250px-Lithobates_sylvaticus_%28Woodfrog%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Ranidae
Genus: Lithobates
Spesies:
L. sylvaticus
Nama binomial
Lithobates sylvaticus
(LeConte, 1825)
250px-Rana_sylvatica_range.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah sebaran kodok kayu di Amerika Utara (warna biru)
Sinonim
  • Rana sylvatica
    LeConte, 1825

Lithobates sylvaticus atau Rana sylvatica,[3] yang biasa dikenal sebagai katak kayu, adalah sebuah speseis katak yang memiliki distribusi luas di Amerika Utara, membentang dari hutan boreal utara ke Pegunungan Appalachia di selatan, dengan beberapa populasi-populasi terpisah seperti di dataran rendah Carolina Utara timur. Katak kayu telah mendapat perhatian biolog karena ketahanannya terhadap pembekuan, tingkat terestrialisme yang tinggi (untuk jenis katak sejati atau ranid), hubungan habitat yang menarik (rawa gambut, kolam vernal dan dataran tinggi), dan pergerakannya yang berjarak jauh.

Referensi

  1. ↑ IUCN SSC Amphibian Specialist Group (2015). "Lithobates sylvaticus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T58728A78907321. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T58728A78907321.en. Diakses tanggal 19 Februari 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ NatureServe. "Lithobates sylvaticus". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 15 Maret 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Yuan, Z.-Y.; et al. (2016). "Spatiotemporal diversification of the true frogs (genus Rana): A historical framework for a widely studied group of model organisms". Systematic Biology. 65 (5): 824–42. doi:10.1093/sysbio/syw055. PMID 27288482.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan