Selasa, 20 Oktober 2026
12:38 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kata serapan

Kata serapan

kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diintegrasikan ke dalam suatu bahasa dan diterima pemakaiannya secara umum.

Bagikan:
250px-Rovas_in_European_languages.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kata 'Rovas' yang dipinjam dari Hungaria dan variasinya

Kata serapan (juga kata pungutan atau kata pinjam) adalah kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diintegrasikan ke dalam suatu bahasa dan diterima pemakaiannya secara umum.

Kata serapan dalam bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia menyerap banyak kata dari bahasa-bahasa lain, terutama yang pernah berhubungan langsung dengan Nusantara, baik melalui perdagangan (Sanskerta, Tionghoa, Arab), melalui penjajahan (Portugis, Belanda, Jepang), maupun karena perkembangan ilmu pengetahuan (Inggris). Contoh kata pungut dalam bahasa Indonesia adalah:

Jenis-Jenis Kata Serapan

Jika dilihat dari proses penyerapannya, kata serapan dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi empat jenis, yaitu:

  1. Adopsi: Proses penyerapan kosakata asing tanpa mengubah ejaan, pengucapan, dan penulisan. Contoh:
    • data (dari bahasa Latin: data)
    • bola (dari bahasa Portugis: bola)
    • aneka (dari bahasa Sanskerta: aneka)
  2. Adaptasi: Proses penyerapan kosakata asing dengan perubahan ejaan atau pelafalan yang sesuai kaidah bahasa Indonesia. Contoh:
    • bisnis (dari bahasa Inggris: business)
    • mentega (dari bahasa Portugis: manteiga)
    • baca (dari bahasa Sanskerta: vaca)
  3. Terjemahan: Proses penyerapan kosakata asing dengan mengambil konsep dasar dari bahasa asalnya kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Contoh:
  4. Kreasi: Hampir sama dengan kata serapan terjemahan, tetapi kata serapan kreasi tidak harus sama bentuknya dengan kata asalnya. Contoh:
    • berhasil guna (dari bahasa Inggris: effective)[1]

Syarat-Syarat Penyerapan Istilah Asing

Proses penyerapan istilah asing ke dalam bahasa Indonesia dapat dipertimbangkan apabila memenuhi salah satu syarat berikut ini:

  1. Istilah serapan yang dipilih mempunyai konotasi yang lebih cocok.
  2. Istilah serapan yang dipilih lebih singkat daripada terjemahan Indonesianya.
  3. Istilah serapan yang dipilih bisa memudahkan tercapainya kesepakatan apabila istilah Indonesianya terlalu banyak sinonim.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Apa Itu Kata Serapan? Berikut Jenis, Penulisan, dan Contoh Kata Serapan". Xerpihan. Diakses tanggal 2021-08-23.
  2. ↑ Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PDF). Jakarta: Pusat Bahasa. 2004. hlm. 6. ISBN 979-685-075-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan