Senin, 19 Oktober 2026
03:49 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Karwandy Kwee

Bagikan:
Karwandy
Lahir
Kwee Tjoa Kwang (郭蔡广[1] / 郭照光[2])

(1912-07-07)7 Juli 1912
Meninggal1980[3]
PekerjaanGuru
Penyokong pergerakan kemerdekaan Indonesia

Karwandy atau Kwee Tjoa Kwang (07 Juli 1912-1980) adalah seorang guru sekolah Tionghoa kelahiran Bagansiapiapi, yang pada zaman revolusi kemerdekaan Indonesia bergabung dengan Laskar Rakyat di Batalion I, Resimen II, Divisi II di Jambi dengan pangkat Letnan II.[2] Dia bertugas menghimbau orang-orang Tionghoa di Jambi untuk menyokong kemerdekaan Indonesia dan memasukkan senjata untuk Laskar Rakyat dari Malaysia dan Singapura.

Pada tahun 1948, Karwandy menyelamatkan diri ke Singapura untuk menghindari penangkapan oleh otoritas Belanda namun tetap memasok senjata untuk Laskar Rakyat di Jambi.

Pada tahun 1950, Karwandy kembali ke tanah air. Dia pensiun sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia dengan pangkat Letnan I. Karwandy juga dianugerahi Bintang Jasa oleh pemerintah Indonesia.[1]

Referensi

  1. 1 2 Leo Suryadinata (2015). Prominent Indonesian Chinese - Biographical Sketches 4th Edition. Yusof Ishak Institute. hlm. 90. Diakses tanggal 10 Desember 2016.
  2. 1 2 Drs. Sam Setyautama (15 Agustus 2008). Tokoh-tokoh etnis Tionghoa di Indonesia. hlm. 153. Diakses tanggal 10 Desember 2016.
  3. ↑ "Veteran Tionghoa : Dari Angkat Bedil, Jadi Koki hingga Buka Warung Kopi". Detik News. 25 Februari 2014. Diakses tanggal 10 Desember 2016.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan