Rabu, 28 Oktober 2026
17:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Karol Szymanowski

Karol Szymanowski

Bagikan:
250px-Karol_Szymanowski.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Karol Szymanowski (1922)

Karol Maciej Szymanowski (lahir di Tymoszowska, Ukraina 6 Oktober 1882' meninggal di Lousanne 1937) adalah seorang pianis dan komponis bangsa Polandia.[1] Szymanowski pergi meninggalkan keluarganya ke Warsawa berniat membangkitkan musik anak muda Polandia tahun 1901 untuk belajar pada komponis terkenal bernama Zygmunt Noskowski.[2] Karya pertamanya berjudul Nine Preludes for Piano, terbit tahun 1906. Karya-karya Szymanowski untuk piano berupa prelude, musik variasi, etude, sonata, mazurka membuat tertarik para musisi, begitu pula ciptaan untuk ansambel kecil, musik simfoni, konser, overtur, dan lagu-lagu.[1] Selain karya-karya tersebut, terdapat pula beberapa musik opera, sebuah musik untuk mengirimi balet, musik koor, orkes, dan solo.[1] Di Berlin (tahun 1906-1908) ia belajar dia mendapatkan pengaruh dari Richard Strauss dan Max Reger.[1] Kemudian pada tahun 1914, Szymanowski berkunjung ke Sisilia dan Afrika Utara karena ketertarikannya pada eksotisme di sana.[2] Ia juga belajar musik Rusia dari Claude Debussy dan Maurice Ravel, serta Alexander Skryabin.[2] Ia menjadi profesor komponis dan mendapat tantangan dari para musisi konservatif pada zamannya, terutama setelah ia menulis musik a-tonal.[1] Pada tahun 1933, kesehatan Szymanowsky menurun, tetapi ia masih tampil sebagai solois piano di dalam sebuah konser simfoni.[1] Gubahannya belakangan mengalami perubahan dalam gaya Prancis, seperti pada Kuartet Gesek no. 1 (1917). Pada tahun 1937, ia meninggal dunia karena serangan paru-paru.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3411
  2. 1 2 3 (Inggris) Melvin P. Unger., Historical Dictionary of Choral Music (Google eBuku). Maryland: Scarecrow Press, 2010, hal. 429
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan