Sabtu, 24 Oktober 2026
19:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Karl G. Heider

Bagikan:

Karl Heider (lahir 21 Januari 1935) adalah antropolog visual Amerika Serikat.

Kehidupan awal dan pendidikan

Heider lahir di Northampton, Massachusetts.[1] Heider adalah putra dari psikolog Fritz dan Grace (née Moore) Heider. Ia memiliki dua saudara, John dan Stephan.

Setelah belajar selama dua tahun di Williams College, Heider pindah ke Harvard College dan mendapatkan gelar A.B. dalam bidang antropologi. Heider kemudian menghabiskan satu tahun keliling Asia dalam program Sheldon Traveling Fellowship yang didanai Harvard.[1] Sekembalinya ke Harvard tahun 1958, Heider melanjutkan studinya dan mendapatkan gelar M.A. pada tahun 1959 dan Ph.D. tahun 1966.[2]

Karier

Heider telah menghasilkan banyak karya dalam bidang antropologi psikologis sampai antropologi visual.[2] Ia pernah berkelana ke Irian Barat pada tahun 1960-an dan 1990-an, khususnya untuk meneliti suku Dani.[3] Ia juga membuat sejumlah film etnografis[4] dan menulis tentang dunia perfilman Indonesia.[5]

Filmografi

  • Tikal (1961)
  • Dani Sweet Potatoes (1974)
  • Dani Houses (1974)

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 "E-museum at Minnesota State University, Mankato". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-03. Diakses tanggal 2013-10-12.
  2. 1 2 Karl Heider, University of South Carolina
  3. ↑ The Dugum Dani: A Papuan Culture in the Highlands of West New Guinea. Aldine Publishing. Grand Valley Dani: Peaceful Warriors (Case Studies in Cultural Anthropology). Wadsworth Publishing (3rd ed.).
  4. ↑ Heider, Karl G (2006), Ethnographic film (Edisi Rev. ed), University of Texas Press, ISBN 978-0-292-71458-8{{citation}}: |edition= memiliki teks tambahan
  5. ↑ Heider, Karl G (1991), Indonesian cinema : national culture on screen, University of Hawaii Press, ISBN 978-0-8248-1367-3


Ikon rintisan

Artikel bertopik antropolog Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan