Selasa, 03 November 2026
00:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Karl Polanyi

Karl Polanyi

Bagikan:
Karl Polanyi
250px-Pol%C3%A1nyi_K%C3%A1roly.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir25 Oktober 1886
Meninggal23 April 1964(1964-04-23) (umur 77)
BidangSosiologi ekonomi, sejarah ekonomi, antropologi ekonomi
MazhabMazhab ekonomi historis
DipengaruhiRobert Owen, Bronisław Malinowski, G. D. H. Cole, Richard Tawney, Richard Thurnwald, Karl Marx, Aristotle, Karl Bücher, Ferdinand Tönnies, Adam Smith, Alfred Radcliffe-Brown, Werner Sombart, Max Weber, György Lukács
KontribusiKetertanaman, Substantivisme

Karl Paul Polanyi (bahasa Hungaria:Polányi Károly [ˈpolaːɳiˈkaːɾoj]; lahir 25 Oktober 1886, Wina, Kekaisaran Austria-Hungaria – 23 April 1964, Pickering, Ontario)[1] adalah sejarawan ekonomi, antropolog ekonomi, ekonom politik, sosiolog historis, dan filsuf sosial Hungaria-Amerika. Ia dikenal karena menentang pemikiran ekonomi tradisional dan buku karyanya, The Great Transformation. Polanyi saat ini dikenang sebagai pencetus substantivisme, sebuah pendekatan budaya terhadap ekonomi yang mempelajari cara ekonomi tertanam dalam masyarakat dan kebudayaan. Pandangan ini berlawanan dengan ekonomi arus utama, tetapi populer di bidang antropologi, sejarah ekonomi, sosiologi ekonomi, dan ilmu politik.

Pendekatan Polanyi terhadap ekonomi kuno telah diterapkan dalam sejumlah kasus seperti Amerika pra-Columbus dan Mesopotamia kuno, namun manfaatnya bagi studi masyarakat kuno masih dipertanyakan.[2] The Great Transformation Polanyi menjadi acuan bagi sosiologi historis. Teori-teorinya menjadi dasar gerakan demokrasi ekonomi. Putrinya, Kari Polanyi Levitt adalah dosen ekonomi emeritus di Universitas McGill, Montreal.

Karya

  • The Great Transformation (1944)
  • Universal Capitalism or Regional Planning? di The London Quarterly of World Affairs, vol. 10 (3), (1945)
  • Trade and Markets in the Early Empires (1957, disunting dan dilengkapi kontribusi penulis lain)
  • Dahomey and the Slave Trade (1966)
  • Primitive, Archaic, and Modern Economics: Essays of Karl Polanyi (1968, koleksi esai dan karya pilihan).
  • The Livelihood of Man (Studies in social discontinuity) (Academic Pr; New Ed edition, November 1977)

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Encyclopædia Britannica (Chicago: Encyclopædia Britannica Inc. 2003) vol 9. p.554
  2. ↑ For example, Morris Silver, "Redistribution and Markets in the Economy of Ancient Mesopotamia: Updating Polanyi", Antiguo Oriente 5 (2007): 89-112.

Referensi

  • McRobbie, Kenneth, ed. (1994), Humanity, Society and Commitment: On Karl Polanyi, Black Rose Books Ltd., ISBN 1-895431-84-0
  • McRobbie, Kenneth; Polanyi-Levitt, Kari, ed. (2000), Karl Polanyi in Vienna: The Contemporary Significance of The Great Transformation, Black Rose Books Ltd., ISBN 1-55164-142-9
  • Mendell, Marguerite; Salée, Daniel (1991), The Legacy of Karl Polanyi: Market, State, and Society at the End of the Twentieth Century, St. Martins Press, ISBN 0-312-04783-5
  • Polanyi-Levitt, Kari, ed. (1990), The Life and Work of Karl Polanyi: A Celebration, Black Rose Books Ltd., ISBN 0-921689-80-2
  • Stanfield, J. Ron (1986), The Economic Thought of Karl Polanyi: Lives and Livelihood, Macmillan, ISBN 0-333-39629-4
  • Dale, Gareth (2010), Karl Polanyi: The Limits of the Market, Polity, ISBN 978-0-7456-4072-3

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Karl Polanyi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan