Kamis, 24 September 2026
00:02 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Karkar

situs purbakala

Karkar (Qarqar) adalah nama kota kuno di bagian barat daya Siria, yang dikenal dari sumber-sumber Kekaisaran Asyur Baru. Merupakan lokasi suatu pertempuran penting dalam dunia purba, "Pertempuran Karkar", yang berlangsung pada tahun 853 SM ketika tentara Asyur, dipimpin oleh raja Salmaneser III, menghadapi pasukan sekutu yang terdiri dari 12 raja setempat. Para pemimpin dari pihak sekutu ini adalah Hadadezer (Ben-Hadad) dari Damaskus dan raja Ahab dari Israel. Tentara Asyur yang dibawa oleh Salmaneser telah mengalahkan Iruleni, raja Hamat. Namun, koalisis orang Fenisia, Siria dan Israel telah menantinya ketika ia bergerak ke arah selatan, sehingga terjadilah Pertempuran Karkar itu.

Sumber terbaik mengenai pertempuran dan kota Karkar adalah Prasasti Kurkh (Kurkh Monolith) yang dibuat oleh Salmaneser. Teks itu memuat nama raja-raja yang diperanginya, jumlah tentara dan kereta kuda masing-masing raja dan jalannya pertempuran itu sendiri.

Lokasi

Kota kuno Karkar umumnya diasosiasikan dengan situs arkeologi Tell Qarqur, terletak di lembah sungai Orontes sebelah barat Siria, pada tepian barat sungai Orontes, satu kilometer sebelah barat desa modern Qarqur pada tepian timurnya. Lokasi ini terus menjadi tempat penggalian yang disponsori oleh American Schools of Oriental Research sejak tahun 1993. Situs ini telah menghasilkan bahan-bahan dari banyak periode penghunian tempat itu, termasuk struktur yang bertarikh sekitar Pertempuran Karkar, termasuk pertahanan impresif dari Zaman Besi.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. Preliminary Excavation Reports and Other Archaeological Investigations: Tell Qarqur, Iron I Sites in the North Central Highlands of Palestine;American Schools of Oriental Research (2003), ISBN 0-89757-026-X

35°44′34″N 36°19′50″E / 35.742646°N 36.330543°E / 35.742646; 36.330543

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan