Jumat, 23 Oktober 2026
06:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Karin Barber

Bagikan:

Dame Karin Judith Barber, DBE, FBA (lahir 2 Juli 1949) adalah antropolog budaya dan akademisi asal Inggris yang berfokus pada wilayah penutur Yoruba di Nigeria. Pada 1999 hingga 2017, ia menjabat sebagai Profesor Antropologi Budaya Afrika di University of Birmingham. Sebelum bergabung dengan Centre of West African Studies di universitas tersebut, ia mengajar di University of Ife, Nigeria. Sejak 2018, ia menjadi Centennial Professor of Anthropology di London School of Economics.

Barber menulis dua buku pengantar bahasa Yoruba serta beberapa karya tentang budaya, sastra lisan, dan sastra tulis Afrika. Ia menerima berbagai penghargaan atas publikasinya dan mendapat pengakuan dari para akademisi maupun pemerintah Inggris atas kontribusinya dalam dunia keilmuan.

Kehidupan awal dan pendidikan

Barber lahir pada 2 Juli 1949 dari pasangan Charles dan Barbara Barber.[1] Ia menempuh pendidikan di Lawnswood High School, Leeds. Barber melanjutkan studi bahasa Inggris di Girton College, Cambridge dan lulus dengan gelar Bachelor of Arts (BA) kelas satu, yang kemudian menjadi Master of Arts (MA Cantab) sesuai tradisi.[2][3]

Setelah itu, Barber beralih ke antropologi sosial di University College London dan menyelesaikan diploma pascasarjana.[4] Ia melanjutkan riset doktoral di University of Ife, Nigeria, dengan fokus pada "peran pertunjukan puisi lisan dalam kehidupan sehari-hari" di Okuku, Negara Bagian Osun, Nigeria.[5][6]

Karier akademik

Pada 1977 hingga 1984, Barber mengajar di Department of African Languages and Literature di University of Ife, Nigeria, dengan bahasa pengantar Yoruba yang telah dikuasainya selama riset doktoral.[3] Tahun 1985, ia kembali ke Inggris dan bergabung di Centre of West African Studies, University of Birmingham. Barber menjabat sebagai dosen dari 1985 sampai 1993, dosen senior dari 1993 sampai 1997, lalu menjadi Reader dari 1997 sampai 1999. Ia juga menjadi Direktur Centre of West African Studies dari 1998 hingga 2001. Tahun 1999, Barber diangkat sebagai Profesor Antropologi Budaya Afrika. Ia pensiun dari Birmingham pada 2017 dan menjadi profesor emeritus. Sejak 2018, ia menjabat sebagai Centennial Professor of Anthropology di London School of Economics.

Selain posisi akademik tetap, Barber juga pernah menerima sejumlah penugasan sebagai dosen tamu. Tahun akademik 1993/1994, ia menjadi Preceptor di Institute of Advanced Study and Research in the African Humanities, Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat. Pada 1999, ia didapuk sebagai Melville Herskovits Distinguished Visiting Professor di Northwestern University.[7] Tahun 2014, ia menjadi Mellon Foundation Distinguished Visiting Scholar di University of the Witwatersrand, Afrika Selatan.

Barber juga memegang posisi penting di British Academy, lembaga nasional Inggris untuk bidang humaniora dan ilmu sosial. Ia menjadi anggota dewan dari 2007 hingga 2008 dan menjabat Wakil Presiden (Humaniora) pada 2008 sampai 2010.

Penelitian

Barber merupakan antropolog budaya yang fokus risetnya tetap pada wilayah yang menjadi lokasi studi doktoralnya. Ia mengkhususkan diri pada "wilayah penutur Yoruba di Nigeria" (masyarakat Yoruba) dan meneliti budaya, agama, serta sastra lisan dan tulis mereka. Ia juga meneliti secara komparatif "budaya populer di kawasan Sub-Sahara Afrika" dan "penggunaan literasi di Afrika masa kolonial".

Sejalan dengan minat penelitiannya, Barber mengajar mata kuliah sarjana dan pascasarjana tentang budaya populer Afrika, agama dan ritual Afrika, serta memberikan pengajaran dasar bahasa Yoruba.

Kehidupan pribadi

Rekan Barber adalah Paulo Fernando de Moraes Farias. Dia adalah sejarawan Afrika Barat abad pertengahan.[8]

Daftar Referensi

  1. ↑ "BARBER, Prof. Karin Judith". Who's Who 2017. Oxford University Press. November 2016. Diakses tanggal 6 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Professor Karin Barber PhD FBA". Department of African Studies and Anthropology. University of Birmingham. Diakses tanggal 6 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Undergraduate Studies". Obafemi Awolowo University. Diakses tanggal 15 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Professor Karin Barber". The British Academy. Diakses tanggal 6 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Barber, Prof. Karin Judith". Who's Who 2020 (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. 1 Desember 2019. doi:10.1093/ww/9780199540884.013.U4000395. ISBN 978-0-19-954088-4. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  6. ↑ "Professor Karin Barber". London School of Economics and Political Science. Diakses tanggal 5 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Karin Barber". The Heyman Center for the Humanities. Columbia University. Diakses tanggal 6 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Professor Paulo Fernando de Moraes Farias". Department of African Studies and Anthropology. University of Birmingham. Diakses tanggal 6 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan