Jumat, 23 Oktober 2026
16:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Karang Hughes

Karang Hughes

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Dewi Hughes.
Karang Hughes
Pulau dipersengketakan
Nama lain:
Dōngmén jiāo
đá Tư Nghĩa
250px-Union_Banks_en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Union Banks, Karang Hughes berada di timur laut
Geografi
Lokasi Kepulauan Spratly, Laut Tiongkok Selatan
Koordinat 9°55′N 114°30′E / 9.917°N 114.500°E / 9.917; 114.500
Kepulauan Union Banks
Wilayah administrasi
 Republik Rakyat Tiongkok
Diklaim oleh
 Republik Rakyat Tiongkok

Karang Hughes (Hanzi:东门礁; Pinyin:Dōngmén jiāo, bahasa Vietnam:đá Tư Nghĩa) adalah sebuah karang di Union Banks, Kepulauan Spratly, Laut Tiongkok Selatan yang diklaim oleh Tiongkok, Taiwan, Filipina, Malaysia dan Vietnam. Karang tersebut baru berada di atas air saat ombak surut.[1]

Republik Rakyat Tiongkok mereklamasi lahan di karang tersebut, membuat luasnya menjadi 7.6 hektar dan menduduki karang tersebut.[2] Karang tersebut memiliki sebuah mercusuar[3] di atas dua pos pertahanan.[4]

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ "Digital Gazetteer of the Spratly Islands". www.southchinasea.org. 19 Agustus 2011. Diakses tanggal 6 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Hughes reef tracker". Center for Strategic and International Studies. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2016-03-05.
  3. ↑ "Lighthouses maintained by China". Lighthouses of the Spratly Islands. University of North Carolina. 15 November 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-15. Diakses tanggal 19 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Photo : Hughes reef outpost and lighthouse". Panoromio. 24 Mei 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-23. Diakses tanggal 19 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan