Minggu, 25 Oktober 2026
12:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Kaoya dudul

makanan khas daerah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Kaoya dudul atau kaoya lontar atau juga kue koyah adalah penganan khas dari daerah kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang terbuat dari tepung beras ketan, kacang hijau dan gula aren. Kaoya dudul dikenali dari bentuknya yang berupa bunga dan dibungkus menggunakan daun lontar. Selain itu, cara memakan kue ini haruslah 'ndudul' alias menekan salah satu sisinya.[1]

Penggunaan daun lontar pada kue ini membuat aroma sendiri. Sebelum digunakan untuk membungkus, daun lontar dilayukan terlebih dahulu. Setelah itu dipotong dengan ukuran tertentu dan disayat hingga duri halusnya terbuang. Setelah itu, daun lontar dibentuk menyerupai daun semanggi dengan enam ruas. Dalam hal ini diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam membentuk ruas daun semanggi yang sama besarnya.[butuh rujukan]

Pembuat kue kaoya dudul paling banyak ditemukan di desa Sendangmulyo, kecamatan Gunem dan sering disajikan saat acara nikahan sebagai hidangan untuk tamu. Para pembuat kue kaoya dudul juga mulai berkreasi dengan mengganti tepung beras ketan dengan tepung dari kacang hijau.[butuh rujukan]

Proses pembuatan

Bahan yang digunakan dalam pembuatan kaoya dudul adalah beras ketan dan kacang hijau yang harus disangrai dan digiling hingga halus. Campuran tepung tersebut kemudian ditambahkan gula putih dan gula aren. Saat mencampur adonan dengan gula jawa, adonan haruslah diremas terus menerus dengan tangan hingga pulen. Adapun prroses mengadon lebih baik dilakukan pada malam hari karena suhu yang lebih dingin akan membantu membuat adonan kue lebih cepat terbentuk.[2]

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Administrator (2021-05-13). "Makanan khas Rembang yang susah ditemukan di tempat lainnya - Kulinear". Makanan khas Rembang yang susah ditemukan di tempat lainnya - Kulinear. Diakses tanggal 2022-07-06.
  2. ↑ Khoiriah (2020-08-18). "KAOYA DUDUL". sendangmulyo-gunem.desa.id. Diakses tanggal 2022-07-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan