Sabtu, 31 Oktober 2026
16:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kantong plastik

Kantong plastik

Kantong plastik terbuat dari bahan hasil penyulingan minyak bumi dan gas yang disebut ethylene

Bagikan:
250px-Trash_bin_in_Paris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantong plastik yang digunakan sebagai tempat membuang sampah di Paris.

Kantong plastik atau tas plastik adalah kantong pembungkus yang dibuat dari plastik (poliolefin atau polivinil klorida). Kantong plastik digunakan untuk memuat dan membawa barang konsumsi. Bagian dasar dan sisi kiri/kanan kantong umumnya direkatkan dengan mesin penyegel plastik, tetapi ada kantong plastik yang disatukan dengan perekat atau dijahit.

Jenis-jenis

  • Kantong plastik untuk kemasan
  • Kantong belanja
  • Kantong sampah
  • Kantong besar untuk keperluan industri

Bahaya

Kantong plastik, khususnya kantong plastik yang dipakai penatu untuk membungkus pakaian yang dicuci kering, berpotensi mendatangkan celaka bagi anak-anak, terutama asfiksia (mati lemas). Anak-anak harus dicegah agar tidak bermain-main memasukkan kepala ke dalam kantong plastik. Di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 25 orang anak (sebagian besar berusia di bawah 1 tahun) meninggal dunia akibat mati lemas yang disebabkan kantong plastik. Produsen kantong plastik secara sukarela mencantumkan peringatan agar tidak meletakkan kantong plastik di dekat ranjang bayi.[1]

Referensi

  1. ↑ "Consumer Product Safety Commission: Children Still Suffocating with Plastic Bags". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-14. Diakses tanggal 2008-10-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan