Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Mei 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Tari Kanja adalah tari tradisional yang berasal dari daerah Bima. Tari Kanja diciptakan oleh Sultan Abdul Khair Sirajuddin pada tahun 1673, setelah masuknya agama Islam di daerah Bima. Kata kanja berarti tantangan yang menggambarkan panglima yang gagah berani dalam menghadapi pertempuran. Tari Kanja kerap dibawakan oleh sekelompok penari yang berjumlah empat sampai enam orang. Setiap gerakan dari tarian ini disusun dengan menggabungkan seni bela diri yang telah disesuaikan.[1]
Referensi
- ↑ Ensiklopedia Musik dan Tari Daerah Nusa Tenggara Barat (PDF). Mataram. 1991. hlm. 118–119.
{{cite book}}:|first=tidak memiliki|last=Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)